Dugaan Penimbunan BBM di SPBU Ahmad Yani Menguat

203
DAYA LEDAK TINGGI: Belasan tabung gas elpiji melon di dalam Suzuki Carry disebut tidak sampai meledak, Senin (24/6).

PONOROGO – Kecurigaan semakin menguat bahwa kebakaran hebat di SPBU Jalan Ahmad Yani, Sabtu (22/6) disebabkan Suzuki Carry milik Sumali dan Lilik. Dari olah TKP yang dilakukan Tim Labfor Polda Jatim Senin (24/6), menguat dugaan api bersumber dari instalasi tangki BBM yang telah dimodifikasi. Itu menguatkan kecurigaan polisi sebelumnya yang telah menerka adanya penimbunan BBM oleh pasutri asal Purwantoro, Wonogiri, tersebut. ‘’Ada semacam motor pompa dan instalasi pipa yang konek atau menyambung ke dalam tangki BBM mobil,’’ sebut Kompol Agus Santosa, Pemeriksa Muda Tim Labfor Polda Jatim.

Dua jam sejak pukul 14.00, para ahli forensik memeriksa TKP. Sejumlah barang bukti yang sebelumnya diamankan seperti tabung gas elpiji dan pompa air dari dalam mobil didatangkan kembali. Agus dan koleganya sampai memelototi abu bekas kebakaran itu sebelum dia masukkan ke dalam sebuah kantong plastik bening. ‘’Abu ini menjadi barang bukti,’’ tegas Agus.

Selain abu, Agus juga memungut kabel instalasi yang bersumber dari alat yang tak lazim terpasang di dalam mobil. Yakni, sebuah pompa air. Agus pun menegaskan, pompa air tersebut menyambung dengan tangki BBM mobil berpelat AD 9062 GG tersebut. Temuan diperkuat dari keterangan Sumali dan Lilik. ‘’Sekilas untuk apa pompa air itu, (sopir dan penumpang) sudah bilang untuk pengisian dari tangki ke jeriken,’’ bebernya.

Agus memastikan satu hal. Bahwa suara dentuman ledakan yang didengar saat insiden kebakaran Sabtu lalu bukan dari tabung elpiji. ‘’Elpiji itu tidak meledak. Saat proses pemindahan itu memang ada banyak uap dan sifatnya sangat rentan akan percikan api. Kami sudah melihat pola api dan bekas api. Barang bukti yang kami ambil akan diperiksa di laboratorium selama satu minggu,’’ imbuh Agus.

Bagaimana nasib Sumali dan Lilik? Kapolres Ponorogo AKBP Radiant menyatakan kedua warga Jateng itu telah diperiksa penyidik. Namun, dia enggan membeber sejauh mana hasil pemeriksaan sementara terhadap kedua warga Jateng itu. ‘’Kedua orang (Sumali dan Lilik) perlu kami periksa karena diduga menyebabkan kebakaran di SPBU itu,’’ sebutnya. (naz/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here