Dua Warga Ponorogo Terdampak Tsunami Selat Sunda

135

PONOROGO – Pecah tangis keluarga begitu jenazah Katinah tiba di rumah duka sekitar pukul 12.00 kemarin (24/12). Raung sirine ambulans beradu dengan isak tangis keluarga, kerabat, dan tetangga almarhumah yang tutup usia 53 tahun itu. Beberapa dari mereka sampai pingsan. ‘’Setelah bencana, kami langsung mendapat kabar dari saudara di Tangerang. Tapi, saat itu belum ketemu,’’ kata Seno, adik kandung Katinah.

Sehari sebelum bencana, Katinah diajak keluarga majikannya rekreasi ke Pantai Carita, Anyer, Banten. Di Selat Sunda itu, Katinah berlibur bersama enam anggota keluarga majikannya. ‘’Tiba-tiba dapat kabar (Katinah) belum ditemukan,’’ ujarnya.

Seno pun sempat syok begitu mendapat kepastian kabar kakaknya tak selamat. Berikut dua anggota keluarga majikannya. Empat anggota keluarga lainnya selamat. ‘’Tadi malam dikabari lagi, semua sudah ditemukan,’’ terang pria 48 tahun itu.

Usai ditemukan, jenazah Katinah sempat dibawa ke rumah majikannya di Jakarta Selatan. Sebelum akhirnya diantarkan ke rumah duka. Setelah tiba, jenazah langsung dikuburkan di pemakaman setempat. ‘’Dua hari sebelum liburan itu, dia sempat telepon ke rumah. Memberi tahu kalau mau diajak liburan ke Pantai Anyer,’’ tutur Seno.

Kapolsek Pulung AKP Denny Fachrudianto menegaskan, pihak keluarga menerima musibah tersebut dengan ikhlas. Katinah ditemukan tertimbun puing bangunan setelah diterjang ombak. Identitas korban dikenali dari kartu identitas yang dibawa. ‘’Jadi, rombongan Katinah berangkat Sabtu (22/12, Red) pukul 11.00 menuju pantai tersebut,’’ ujarnya.

Katinah bersama rombongan langsung menuju hotel untuk beristirahat sejenak melepas lelah saat perjalanan. Beberapa jam kemudian, rombongan pergi ke pantai. Nahas, bencana dahsyat meluluhlantakkan daerah tersebut. Takdir berkehendak lain, gelombang tinggi menerjang lokasi wisata di ujung barat Pulau Jawa tersebut. Ketujuhnya ditemukan berpencar setelah terseret tsunami. Katinah ditemukan tertimpa reruntuhan bangunan. Sementara Ahmad Antono, majikan dan menantunya, ditemukan tidak bernyawa di lokasi lain. ‘’Empat anggota keluarga lainnya ditemukan selamat,’’ bebernya.

Sementara itu, Dylan Sahara, istri Riefian Fajarsyah, vokalis band Seventeen, turut menjadi korban saat menemani suami manggung di Pantai Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Sabtu (22/12). Dia merupakan anak sulung dari Supriyanto, anggota DPR RI.

Kediamannya di penggal Jalan Raya Ponorogo-Pacitan, Kelurahan Paju, Ponorogo, tampak sepi, kemarin. Hanya terdapat beberapa pekerja yang sedang merenovasi rumah. Seorang pekerja mengatakan sebelumnya Dylan sempat pulang ke Ponorogo dan bertemu Sandiaga Salahudin Uno. Menghadiri ngopi bareng bersama calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua itu di salah satu kafe, Jumat (21/12). ‘’Saya yang pasang baliho Mbak Dylan di beberapa titik kawasan kota,’’ kata pekerja tersebut. (mg7/c1/fin) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here