Magetan

Dua Pasien Positif Covid-19 di Magetan Sembuh

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Jumlah pasien positif Covid-19 di Magetan terus bertambah. Kabar baiknya, pasien yang diyatakan sembuh juga mengalami penambahan. Terbaru, dua pasien positif asal Kecamatan Karas dinyatakan sembuh dari virus korona yang sempat menjangkitinya.

Keduanya sempat menjalani perawatan intensif di RSUD dr Sayidiman, Magetan, sejak 22 April lalu atau selama kurang lebih dua pekan. ‘’Alhamdulillah ada kabar baik, dua pasien sudah sembuh,’’ kata Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Magetan Saif Muchlissun Rabu (6/5).

Pasien ke-11 dan ke-12 itu, lanjut dia, merupakan hasil contact tracing dari pasien ke-10. Pasien ke-10 tersebut saat ini juga sudah sembuh setelah menjalani perawatan di RSUD dr Soedono, Madiun, dan kini menjalani isolasi mandiri di rumah. ‘’Sesuai SOP (standard operating procedure, Red) keduanya (pasien ke-11 dan 12) juga wajib isolasi mandiri selama 14 hari,’’ ujarnya.

Pria yang juga menjabat kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Magetan itu berharap kesembuhan dua pasien itu menjadi sinyal yang baik bagi Magetan. Dia berharap pasien positif korona lainnya menyusul sembuh.

Hingga kini, total sebanyak 11 pasien positif korona di Magetan dinyatakan sembuh. ‘’Dengan penanganan yang tepat, pasien bisa disembuhkan. Jadi, masyarakat jangan panik berlebihan, tetap jalankan protokol kesehatan,’’ tegasnya.

Muchlis –sapaan akrab Saif Muchlissun- menambahkan, saat ini masih ada 32 pasien positif korona yang dirawat intensif di fasilitas karantina khusus Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan. Ke-32 pasien positif yang terdiri dari santri dan ustad itu diboyong dari salah satu ponpes di Kecamatan Karas oleh tim gugus tugas pada Senin lalu (4/5).

Saat ini ada satu pasien asal Kecamatan Karas yang masih menjalani perawatan di RSUD Soedono. Pasien tersebut merupakan hasil contact tracing terhadap pasien positif korona asal Kabupaten Madiun. Seorang pasien lainnya pulang ke rumahnya di Kalimantan. Pasien tersebut merupakan hasil contact tracing terhadap pasien ke-10 asal Kecamatan Karas yang kini sudah sembuh.

Di sisi lain, Muchlis meminta masyarakat sekitar lingkungan tempat tinggal pasien untuk tidak mengucilkan yang bersangkutan. ‘’Mari kita sama-sama memutus mata rantai penyebaran virus ini,’’ pungkasnya. (bel/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close