KriminalitasPonorogo

Jasad Perempuan di Jembatan Galok Korban Pembunuhan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Entah kesumat apa yang melatari pembunuhan yang terungkap di Jembatan Galok, Selasa (23/7). Tidak hanya perempuan berambut ikal itu saja yang dihabisi. Nyawa janin di dalam kandungan juga tak terselamatkan.

Kapolres Ponorogo AKBP Radiant memastikan, jasad perempuan di bawah jembatan penghubung Ponorogo-Magetan itu korban pembunuhan. Cara mengakhiri nyawanya seperti apa, belum dipastikan. ‘’Apakah dicekik baru dibuang atau didorong dari atas jembatan,’’ katanya Rabu (24/7).

Malam hari pasca ditemukan, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim dari Kediri langsung mendatangi RSUD dr Hardjono Ponorogo. Memastikan sejumlah luka yang memperkuat dugaan pembunuhan. Selain memar dahi kanan, petugas menemukan luka di sekitar mulut sampai tenggorokan. Kulit punggungnya juga mengelupas. ‘’Korban tewas karena kehabisan oksigen,’’ beber Radiant.

Polisi dengan lambang dua melati di pundak itu juga memastikan korban sedang berbadan dua. Usia kandungan ditaksir 5-6 bulan. Berjenis kelamin perempuan. Meski tak mendapati penanda identitas, polisi menemukan sandal laki-laki di tempat kejadian perkara (TKP). ‘’Kami sudah berkoordinasi dengan dispendukcapil. Untuk bisa mengungkap dengan jelas, kami harus tahu identitas korban terlebih dahulu,’’ terangnya.

Penemuan Miss X di Jembatan Galok membuat sejumlah warga yang kehilangan anggota keluarganya mendatangi Mapolres Ponorogo. Salah satunya warga Mangkujayan yang kemarin mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ponorogo. Dia datang bersama dua kerabatnya sekitar pukul 10.00. ‘’Ada yang anggota keluarganya tidak pulang sejak dua hari lalu sampai hari ini (kemarin, Red). Baru lulus SMK dan belum punya e-KTP. Ciri-ciri pakaiannya mirip,’’ ungkap Bripka Wahyu, anggota SPKT Polres Ponorogo. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close