Dua Kali Gempa dalam Sepekan, BPBD Sebut Tanda Baik

36
ZONA MERAH: Pacitan potensi tinggi tsunami karena berada di kawasan pesisir selatan Jawa dan dilalui jalur megatrust.

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Gempa mengguncang sejumlah titik kawasan pesisir Pantai Pacitan dalam sepekan terakhir. Teranyar, gempa berkekuatan 3,9 skala Richter (SR) yang mengguncang tenggara Pacitan pada kedalaman 20 kilometer Kamis (8/8). Sabtu lalu (3/8) kabupaten ini juga merasakan guncangan gempa Banten. Kejadian itu membuat sejumlah warga waswas empasan tsunami. ‘’Meski guncangan tidak begitu besar, tapi tetap saja khawatir,’’ kata Sutadi, warga Desa Hadiwarno, Ngadirojo.

Sutadi menyebut, kekhawatiran itu tidak lepas rasa trauma gempa Sabtu lalu. Kala itu, sejumlah warga dilanda kepanikan. Sebab, durasi gempa cukup lama dengan guncangan yang keras.  ‘’Banyak warga keluar rumah dan berkumpul di kantor desa,’’ ujarnya.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Dianita Agustinawati menyebut, gempa kemarin terjadi di laut tenggara Pacitan sejauh sekitar 221 kilometer. Menurutnya, guncangan 3,9 SR itu pertanda baik. Sebab, energi gempa terlepas tidak sekali tempo, melainkan beberapa kali. Artinya, sering munculnya gempa di bawah lima SR indikasi terjadi pelepasan energi secara pelan-pelan. ‘’Lebih bagus daripada sekali gempa tapi langsung besar,’’ terangnya.

Dianita mengatakan, potensi tsunami di Pacitan selalu ada dan tinggi. Sebab, berada di kawasan pesisir selatan Jawa dan dilalui jalur megatrust. Namun, gelombang besar itu tidak bisa diprediksi datangnya. ‘’Yang terpenting warga tidak perlu panik berlebihan. Juga memahami proses menyelamatkan diri ketika datang gempa berkekuatan cukup besar,’’ ucapnya. (den/c1/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here