Dua Armada Kota Tetangga Turun Tangan Ikut Memadamkan Kebakaran di Pasar Mangge

17

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Jarak belasan kilometer harus ditempuh unit pemadam kebakaran dari Kota Madiun. Dua mobil damkar milik Pemkot Madiun itu dikerahkan untuk meringankan beban pemadaman Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Magetan.

Kasatpol PP dan Damkar Magetan Chanif Tri Wahyudi menampik tak mampu menangani kebakaran di wilayah kerjanya. Dia mengaku sudah mengerahkan tiga unit armada untuk memadamkan api di pasar tersebut. Dua unit water supply, satu unit fire rescue, serta sembilan personel dikerahkan dalam musibah tersebut. Itu pun sejatinya sudah cukup untuk memadamkan api yang membara. ‘’Armada yang kami kerahkan sudah bisa menangani kebakaran di pasar tersebut,’’ kata Chanif.

Dia meluruskan, keterlibatan damkar dari Kota Madiun itu karena salah seorang pegawai damkar Pemkot Madiun mengetahui kejadian tersebut. Sehingga, dia meminta untuk mengerahkan dua damkar ke Pasar Mangge. Sejatinya, Chanif tak meminta damkar dari kota tetangga ikut turun tangan. Bahkan, damkar milik Lanud Iswahjudi juga ditolak karena armada yang dimiliki Pemkab Magetan sudah mampu untuk memadamkan api. ‘’Pihak Lanud menghubungi kami, tapi kami sampaikan sudah bisa ditangani,’’ ujarnya.

Chanif mengakui memang ada kerja sama antardaerah, mulai Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Magetan, Pacitan, Ngawi, dan Ponorogo (Karismapawirogo). Jika ada kejadian di sekitar lokasi, tanpa minta bantuan pun secara langsung akan turun lapangan. Lebih-lebih jika terjadi kebakaran pada fasilitas umum (fasum), pasar, dan hutan. Daerah terdekat akan mengerahkan armadanya agar api tak merembet ke mana-mana. ‘’Memang sudah ada kerja sama. Bukan karena kami tidak mampu,’’ tuturnya.

Bantuan yang sama juga pernah diberikan Chanif kepada Pemkab Ponorogo. Chanif mengirimkan armada plus personelnya untuk membantu memadamkan api di Bumi Reyog. Kejadian serupa juga terjadi 2016 silam. Saat Pasar Sayur terbakar, banyak armada pemadam kebakaran dari kabupaten dan kota tetangga yang turut berkontribusi memadamkan kobaran api. ‘’Memang SOP-nya seperti itu, tanpa dimintai pertolongan sudah langsung turun. Karena sudah ada kerja sama antardaerah,’’ terangnya.

Tahun ini, pemkab bahkan membeli satu unit armada lagi. Sehingga, penanganan kebakaran di Magetan bisa lebih maksimal. Lebih cepat sampai lokasi dan api cepat ditaklukkan. Rencananya, armada itu bakal ditempatkan di UPT, bisa di wilayah utara atau selatan. (bel/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here