Laka LantasMadiun

Dramatis, Evakuasi Korban Laka di Tol Ngawi-Kertosono

Masih Bernapas Dikira Tewas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tubuh Bukhori Muslim terjepit kabin truk Colt Diesel yang ringsek. Itu setelah truk F 8225 VB yang dikemudikannya tersebut terlibat tabrakan dengan tronton di tol Ngawi-Kertosono, Rabu malam (27/11). Awalnya, warga Surade, Sukabumi, itu dikira tewas.

Ternyata, saat dievakuasi memberi sinyal masih bernapas. Tim rescue Jasamarga Ngawi-Kertosono (JNK) pun langsung memberikan oksigen. Sementara sejumlah anggota tim penolong yang dibantu polisi dan TNI berusaha membongkar dashboard truk untuk menyelamatkan Bukhori.

Proses evakuasi memakan waktu cukup lama. Sejumlah anggota tim sempat kesulitan membongkar bagian depan truk yang ringsek karena pelat baja terlalu tebal. Sejumlah alat dikerahkan untuk mempermudah evakuasi.

Setelah digerinda, proses evakuasi menemui titik terang. Baja truk yang menjepit separo tubuh korban mulai pinggang sampai kaki dipotong. Selanjutnya korban langsung dibawa ke RSUD Caruban untuk mendapatkan perawatan medis.

Kanit Laka Lantas Polres Madiun Kota Iptu Tri Wiyono mengatakan, kecelakaan terjadi di tol Ngawi–Kertosono Km 601-800, Sawahan, sekitar pukul 21.45. Informasinya, Colt Diesel tanpa muatan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kediri.

Truk putih tujuan Pangandaran itu dikemudikan Anggik Gumilar, warga Sukabumi. Pemuda berusia 23 tahun itu sebenarnya berposisi kernet. Tapi, saat kejadian sedang menggantikan posisi Bukhori sebagai sopir. Bukhori kelelahan sehingga minta digantikan Anggik.

Tidak jelas pemicunya, truk yang sejak awal di lajur kiri tersebut tiba-tiba menabrak guardrail atau pagar pengaman median jalan. ’’Bagian depan truk ringsek,’’ katanya kemarin (28/11).

Dugaan awal sopir Colt Diesel kurang konsentrasi. Sopir tidak menyadari di depannya melaju truk tronton. Sehingga, ketika jarak sudah dekat, sopir Colt Diesel kaget. Kemudian banting setir ke kiri sebelum menabrak pagar pengaman median jalan. ‘’Sempat menyerempet bagian belakang tronton,’’ ungkap Tri.

Akibat kecelakaan tersebut, Bukhori menderita patah tulang di bagian bahu kanan. Sedangkan, Anggik mengalami luka memar. ‘’Kendaraannya kami amankan di Pos Dumpil,’’ ujarnya.

Tri menambahkan, dalam sehari tercatat empat kecelakaan lalu lintas lain. Yakni, di Jalan Setia Budi yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor luka parah. Pun di simpang empat Jalan dr Sutomo-Jalan Kalimantan, Jalan Diponegoro, dan di perempatan Serayu-Ciliwung. ‘’Semua kecelakaan melibatkan pengendaran sepeda motor. Tidak ada korban jiwa,’’ terangnya. (her/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close