AdvertorialNgawi

DPRD Sahkan Ranperda PAPBD Ngawi 2020

Harus Optimal demi Pembangunan Efektif

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Ngawi 2020 resmi disetujui DPRD setempat. Meski demikian, bukan berarti regulasi itu bisa langsung diterapkan. Sebab, pemerintah daerah masih harus mengajukan ranperda tersebut ke gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi. ‘’Rapat paripurna persetujuan ini masih tahap awal, nanti dilanjutkan dengan evaluasi gubernur,’’ kata Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto ”Antok” Jatmiko usai memimpin rapat paripurna di gedung DPRD setempat Jumat (14/8).

Antok mengungkapkan, dalam proses evaluasi gubernur itu akan dilakukan sinkronisasi program antara pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat. Setelah 14 hari, pemerintah daerah bersama DPRD akan menindaklanjuti hasil evaluasi dengan melakukan penyesuaian. ‘’Tapi, secara prinsip materi itu (Ranperda PAPBD Ngawi 2020, Red) sudah disahkan dan disetujui menjadi perda,’’ terangnya.

Antok menjelaskan, secara umum pendapatan daerah tahun 2020 ini memang mengalami penurunan hingga mencapai lima persen dari total pendapatan sebelumnya. Terutama yang menyangkut dana transfer pemerintah pusat ke daerah akibat pandemi Covid-19. ‘’Karena itu, kami berharap pemerintah daerah bisa melaksanakan PAPBD ini secara optimal supaya semuanya bisa berjalan efektif,’’ tuturnya.

Apalagi, pemerintah pusat juga menginginkan agar semua dampak pandemi Covid-19 di daerah dapat terselesaikan dengan baik melalui kebijakan dalam PAPBD tersebut. Di samping itu, semua program berskala prioritas juga didorong supaya dapat terlaksana. ‘’Kami dari DPRD akan selalu mendukung upaya pemerintah daerah, terutama yang menyangkut kedua hal itu,’’ ungkapnya. (tif/c1/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close