Ponorogo

DPRD Ponorogo Minta PPDB Online Dievaluasi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kusut menahun setiap penerimaan peserta didik baru (PPDB) harus segera diurai. Selalu banyak sekolah kesulitan memenuhi pagu siswa baru. Termasuk pada PPDB online 2020/2021 ini. Wakil rakyat pun memberi atensi. ‘’Di kota saja masih ada yang belum memenuhi pagu,’’ kata Puryono, anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Rabu (8/7).

Data dinas pendidikan (dindik) setempat, PPDB online yang telah rampung Juni lalu menyisakan banyak bangku kosong. Bahkan, di tingkat SD, hanya lima persen dari total 569 SDN di Ponorogo yang memenuhi pagu. Sedangkan di tingkat SMPN, 45 dari total 56 SMPN pagunya belum terpenuhi.

Puryono juga menerima data dari warga di lapangan. Memang banyak sekolah sulit mencari siswa baru. ‘’Mulai dari Siman, Mlarak, Jenangan, hampir semua sekolah keluhannya sama,’’ ungkapnya.

Puryono minta hasil PPDB online tahun ini jadi catatan bersama. Ke depan, perlu evaluasi agar pencapaian pagu bisa lebih maksimal. Di satu sisi, bisa disebabkan target yang terlampau tinggi. Namun, kurang sebanding dengan input siswa.

‘’Ini perlu digali bersama, ada berapa sekolah penyangga di sana. Kemudian secara makro, apakah populasi usia sekolah itu turun,’’ bebernya sembari menyebut akan memanggil dindik untuk rapat dengar pendapat. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close