AdvertorialNgawi

DPRD Ngawi: Mas Didi Selalu Membanggakan Ngawi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Segenap pimpinan, anggota, dan staf sekretariat DPRD Ngawi turut berdukacita atas meninggalnya seniman campurasari legendaris asal Ngawi Dionisius Prasetyo atau yang lebih dikenal dengan nama Didi Kempot. ‘’Saya mewakili semua anggota dan staf mengucapkan turut berdukacita yang mendalam,’’ tutur Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko Selasa (5/5).

Antok, sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko, mengungkapkan bahwa pihaknya ikut merasa kehilangan atas kepergian Didi Kempot. Bahkan, hal serupa mungkin juga dirasakan semua masyarakat di Indonesia. ‘’Karena Mas Didi (sapaan akrab Antok kepada Didi Kempot, Red) itu seorang maestro yang tidak hanya dikenal secara nasional, tetapi sudah mendunia,’’ ungkapnya.

Bagi masyarakat Ngawi, nama Didi Kempot sulit terpisahkan. Sebab, pelantun lagu Sewu Kuto itu, menurut Antok, konsisten dalam membesarkan nama Ngawi. Bahkan sejak Ngawi belum banyak dikenal seperti sekarang, Didi Kempot selalu membanggakan Ngawi. ‘’Hal itu sebagai wujud beliau yang sangat menghargai terhadap daerah asal-usulnya,’’ ujar Antok.

Menurut dia, Didi Kempot juga merupakan seorang yang sangat bersahaja. Tidak sombong meski berada di puncak karir, serta sangat friendly terhadap siapa pun. Maka, tidak heran jika kepergian seniman yang juga memiliki nama tenar Lord Didi itu membuat banyak pihak merasa kehilangan sosoknya. ‘’Bagi kami, Mas Didi itu sudah seperti sahabat sendiri, jadi kami merasa sangat kehilangan,’’ ucapnya.

Mengenai rencana Pemkab Ngawi menggelar Covid-19 Ambyar Bersama Didi Kempot, DPRD mendukung untuk dilanjutkan. Namun, konsep konser digital Lebaran 1441 H dengan tema Tombo Kangen Jawa Timur di Ngawi itu perlu diubah. Sebab, sesuai rencana, Didi Kempot didaulat sebagai daya tarik utama acara tersebut. ‘’Dengan kondisi seperti ini konsepnya mungkin bisa diubah untuk mengenang almarhum Didi Kempot,’’ jelasnya. (tif/c1/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close