DPD PSI Kota Madiun Antikorupsi

94
ANTIKORUPSI: Bagus dan Rudi, caleg terpilih DPD PSI Kota Madiun dan pengurus DPP berfoto bersama di gedung KPK.

JAKARTA – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Madiun komitmen memberantas praktik korupsi. Bagus Panuntun dan Rudy Wardana, calon legislatif (caleg) terpilih partai itu ikut terlibat dalam penandatangan pakta integritas antikorupsi di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama 68 caleg dari enam DPRD provinsi dan 37 DPRD kabupaten/kota.

Penandatangan didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni itu dilakukan di hadapan wakil ketua KPK Laode M. Syarif dan koordinator divisi korupsi politik Indonesian Corruption Watch (ICW) Donal Fariz. Kunjungan puluhan caleg PSI ke Gedung Merah Putih –sebutan Gedung KPK– ini juga rangkaian kegiatan pelatihan bekerjasama dengan ICW. Mereka belajar ihwal jenis praktik rasuah dan pencegahannya. ‘’Semoga caleg terpilih PSI Kota Madiun terbebas jerat korupsi,’’ harap Ketua DPD PSI Kota Madiun Dian Susilo.

Direktorat Komunikasi DPP PSI Andro Rohmana mengungkapkan, materi pelatihan selama lima hari mulai 25 Juni lalu mencakup banyak hal. Di antaranya aspek tata kelola dan anggaran parpol; jenis dan bentuk korupsi; serta konsep dan fungsi praktis DPRD. Tugas tersebut keterlibatan dalam kerangka otonomi daerah, pengawasan dan pembentukan perda, serta penyusunan-pembahasan anggaran. ‘’Juga audiensi bersama KPK,’’ ujarnya.

Pelatihan di KPK sebagai penegas PSI getol melawan praktik korupsi. Juga dorongan agar caleg terpilih mampu menjalankan tugas dan fungsi anggota dewan sejak hari pertama bekerja pasca dilantik. ‘’Tidak ada alasan tidak maksimal bekerja,” lanjutnya.

Donal Fariz menambahkan, workshop sebagai upaya mendorong perbaikan tata kelola partai. Sebelum kerjasama direalisasikan, pihaknya telah menawarkan kegiatan tersebut ke 11 partai politik (parpol). Akan tetapi, hanya satu yang memberikan respons. ‘’Hanya PSI yang setuju,’’ ungkapnya.

Laode M. Syarif mengapresiasi PSI karena satu-satunya partai yang berkunjung dan beraudiensi dengan lembaganya. ‘’Pembuktian niat dan semangat menyuarakan antikorupsi,” ujar pria 54 tahun tersebut.

Sementara, Bagus Panuntun berjanji serius melawan korupsi. Penandatangan integritas antikorupsi sebagai komitmen nyata terhadap para konstituen. ‘’Kami jaga amanat rakyat,” tutur caleg terpilih yang berangkat dari daerah pilihan 2 Kota Madiun itu.

Rudi Wardana menambahkan, materi antikorupsi sebagai bekal mendorong transparansi dan partisipasi publik. ‘’Mengawasi kami dalam bekerja,’’ kata calon wakil rakyat terpilih dari dapil 1 Kota Madiun. (cor/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here