AdvertorialMadiun

Dorong Madiun Karismatik melalui Sektor Pendidikan

Oleh: M. Fajar Subkhan, S.T.,M.T.

CITY Branding Madiun ‘Kota Karismatik’, diharapkan mampu memberikan energi positif bagi segenap lapisan masyarakat. Utamanya dalam berkontribusi dalam membangun Madiun sesuai posisi dan peran masing-masing.

Sekaligus memberikan persepsi yang baik bagi masyarakat di luar kota Madiun.  Mengutip pernyataan wali kota bahwa, “Dengan persepsi yang baik, branding dapat mengangkat daya tarik dan nilai jual suatu daerah. Dengan begitu, kunjungan wisatawan meningkat, masuknya investasi, serta daerah akan lebih maju dengan banyaknya industri. Artinya, akan terbuka peluang kerja baru, perekonomian meningkat dan sebagainya.”

Sejalan dengan harapan ini, ada beberapa sektor yang menjadi potensi kota Madiun yang terus dikembangkan dan di dioptimalkan termasuk diantaranya sektor perdagangan, pendidikan dan industri. Khusus pada sektor pendidikan, Pemkot Madiun memiliki kepedulian yang tinggi dalam menyiapkan SDM yang berkualitas sebagai pemegang tongkat estafet pembangunan di masa mendatang. Hal ini tampak dari semakin marak dan banyaknya berdiri beberapa perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Kota Madiun.

Tidak bisa dipungkiri, bahwa keunggulan suatu bangsa tidak lagi hanya bertumpu pada kekayaan alam yang dimiliki. Melainkan juga pada keunggulan sumber daya manusia (SDM), yaitu tenaga terdidik yang mampu menjawab tantangan-tantangan zaman yang berubah sangat cepat khususnya di era disrupsi ini.

Kekayaan alam yang melimpah apabila tidak didukung dengan ketersediaan SDM berkualitas yang mampu mengelola dengan baik tentu tidak bisa memberikan kesejahteraan yang optimal bagi masyarakat.

Sektor pendidikan menduduki posisi signifikan dalam pembangunan karena sasaranya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sumbangan sektor pendidikan pada pembangunan sangatlah besar, meskipun hasilnya tidak bisa kita lihat dengan segera atau seketika. Memerlukan waktu dan penantian yang cukup lama antara proses dimulainya usaha dengan hasil yang ingin dicapai, sebagaimana disebutkan dalam falsafah kuno; “jika kita merencanakan untuk satu tahun maka tanamlah padi, jika kita merencanakan untuk sepuluh tahun maka tanamlah pohon dan jika kita merencanakan untuk seumur hidup maka didiklah masyarakat”.

Para generasi muda yang saat ini kita didik kelak akan kita panen hasilnya dengan tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas yang siap melaksanakan program program pembangunan.

Posisi Strategis

SECARA geografis, Kota Madiun memiliki posisi yang sangat strategis sebagai pusat pendidikan yang besar di masa mendatang. Hal ini bisa dilihat dari telah tumbuhnya beberapa kota pendidikan di Jawa Timur yang sementara ini terkonsentrasi di Jawa Timur bagian utara yaitu kota Surabaya sebagai ibu kota provinsi. Selanjutnya di wilayah selatan yaitu Kota Malang dan kemudian Kota Jember untuk Jawa Timur wilayah timur.

Sedangkan untuk Jawa Timur wilayah barat, para lulusan SMA dan SMK belum sepenuhnya terakomodasi dengan maksimal. Maka dalam hal ini, Madiun bisa menjadi opsi terbaik dalam mengakomodir para lulusan sekolah dari beberapa wilayah hinterland Kota Madiun (Magetan, Ngawi, Nganjuk, Ponorogo) yang memasok jumlah lulusan SMA dan SMK yang tidak sedikit pada setiap tahunnya.

Dengan tersedianya institusi pendidikan (perguruan tinggi) dalam jumlah yang cukup disertai kualitas yang baik di kota Madiun maka otomatis akan menyerap para lulusan dari beberapa daerah di Jawa Timur bagian barat tersebut tanpa mereka harus jauh jauh merantau untuk kuliah ke kota lain di Jawa  Timur maupun Jawa Tengah.

Dengan alasan ini maka Madiun tentunya layak menjadi salah satu pusat pendidikan sebagaimana kota pendidikan lainnya di Jawa Timur. Hal ini rupanya bukan lagi sekadar wacana dan juga tidak bertepuk sebelah tangan. Terbukti pemerintah telah memberikan kesempatan dan mendorong bertumbuhnya perguruan tinggi baru di kota Madiun, termasuk salah satunya berdirinya “Politeknik Negeri Madiun”.

Dampak bagi Pertumbuhan Ekonomi

SEKTOR pendidikan memberi konstribusi secara signifikan terhadap pembangunan ekonomi menjadi kebenaran yang bersifat aksiomatik. Berbagai kajian akademik dan penelitian empiris telah membuktikan keabsahannya.

Pendidikan bukan hanya melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki pengetahuan dan ketrampilan serta menguasai teknologi, namun  juga dapat menumbuhkan iklim bisnis yang sehat dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi. Karena itu, investasi dibidang pendidikan tidak saja berfaedah bagi perorangan, tetapi juga bagi komunitas bisnis dan masyarakat umum.

Hal ini bisa dilihat dari kemajuan pesat yang dialami oleh kota kota pusat pendidikan yang telah ada di Jawa timur seperti kota Malang dan Jember. Demikian pula yang dirasakan oleh para praktisi bisnis maupun masyarakat Madiun pada umumnya dengan kehadiran perguruan tinggi negeri seperti  Politeknik Negeri Madiun terbukti menjadi magnet yang kuat dalam menarik para pendatang terutama para mahasiswa dan para praktisi dunia usaha dari berbagai daerah di sekitar maupun di luar kota Madiun. Dalam hal ini maka kehadiran mereka diakui atau tidak tentunya akan menimbulkan multyplayer effect yang berdampak pada pertumbuhan banyak sektor ekonomi masyarakat kota Madiun. Dengan demikian maka harapan masyarakat kota Madiun yang terefleksi dalam city branding ‘Madiun Kota Karismatik’ diharapkan akan ada lompatan percepatan untuk segera diwujudkan salah satunya ditopang dan didorong melalui sektor pendidikan. (*)

*) Direktur Politeknik Negeri Madiun

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close