Ditumpuk di Teras, 15 Karung Gabah Amblas

420

NGAWI – Pasrah. Darno, warga Dusun Besaran, Kelurahan Karangasri, Ngawi, memilih tidak melapor ke polisi meski rumahnya disatroni pencuri. Pria 48 tahun itu berlapang dada kendati 15 karung padi miliknya raib dimaling. ‘’Saya tahunya saat mau salat Subuh,’’ kata Darno kemarin (8/2).

Darno tidak menyangka rumahnya disatroni pencuri. Pasalnya, Kamis malam sekitar pukul 23.00 sepulang dari ronda di lingkungan setempat masih mendapati tumpukan gabah di teras rumahnya dalam jumlah utuh sebanyak 27 karung. ‘’Kemungkinan dini hari ngambilnya. Tetangga yang ronda bubar tengah malam,’’ ujarnya.

Malam itu dia juga tidak mendapati tanda-tanda mencurigakan. Suara kendaraan berhenti di depan rumah pun tak masuk ke telinganya. Baru saat hendak salat Subuh matanya terbelalak mendapati gabah di teras rumahnya tinggal 12 karung.

‘’Inginnya yang maling ketangkep, tapi saya sudah ikhlas,’’ ucapnya.

Darno menyebut, kasus pencurian baru dialaminya kali ini. Sebelumnya, lingkungannya terbilang aman-aman saja. Sementara, dia menaksir 15 karung gabah yang diembat maling itu total setara delapan kuintal. ‘’Kalau Rp 4 juta saja lebih,’’ sebutnya. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here