Dituding Selingkuhi Istri Orang, Kena Sabetan Pedang

672

NGAWI – Cinta memang buta. Seperti aksi Mujianto, 31, warga Desa Sambiroto, Karangjati, yang terbakar api cemburu. Mujianto alias Bondet itu kini meringkuk di balik jeruji besi Polres Ngawi. Itu akibat ulahnya menyabet Yon, 42, warga Desa Karangjati, menggunakan sebilah pedang menyerupai katana. ’’Tersangka nekat melakukan itu karena menduga istrinya selingkuh dengan korban,’’ kata Kanit Reskrim Polsek Karangjati Aiptu Suratno kemarin (12/12).

Tindak kekerasan yang dilakukan Bondet bermula pada Senin (10/12). Dengan amarah yang menggebu-gebu, dia mendatangi salah satu koperasi di Karangjati mencari Yon sekitar pukul 12.00. Bondet berteriak-teriak meminta Yon keluar dari kantornya. Setelah bertemu, keduanya cekcok dan saling beradu argumen masing-masing. ’’Anggota saya sudah di TKP saat itu, dihubungi korban. Tersangka dan korban sudah berseteru sejak lama,’’ ujar Suratno. ’’Tersangka juga dikenai tipiring (tindak pidana ringan, Red) September lalu akibat meludahi korban,’’ imbuhnya.

Siang itu Bondet akhirnya bertatap muka dengan Yon. Dua pria yang dulu sempat seatap tempat kerja itu terlibat cekcok. Bondet menuduh Yon selingkuh dengan istrinya. Kebalikannya, Yon menampik tuduhan itu kendati Bondet menunjukkan foto istrinya yang tengah bersama Yon beberapa tahun silam. Adu argumen siang itu berakhir dengan saling jeguk-menjeguk antara keduanya. ’’Anggota saya sudah berada di TKP, dihubungi korban,’’ jelas Suratno.

Amarah Bondet belum berhenti sampai situ. Sekitar pukul 15.00 pada hari yang sama, Bondet menggeber motornya menuju rumah Yon. Dia tidak datang dengan tangan kosong. Melainkan dengan menenteng sebilah pedang menyerupai katana. Pagar teralis besi rumah Yon digedor Bondet yang meradang. ’’Terjadi perkelahian antara keduanya di halaman rumah korban. Korban kena sabetan pedang di kedua lengannya saat menangkis,’’ tutur Suratno.

Warga sekitar yang mengetahui perkelahian itu lantas melerai keduanya. Bondet pergi. Yon yang tidak terima lantas melaporkan tindak kekerasan yang dilakukan Bondet ke Polsek Karangjati. Mendapat laporan tersebut, Suratno dan anak buahnya segera mencari keberadaan Bondet. Akhirnya, Bondet berhasil ditangkap di rumahnya. ’’Tersangka duduk di teras rumah, tidak melawan atau berusaha kabur saat ditangkap. Mungkin sudah merasa puas dengan apa yang telah dilakukan,’’ bebernya.

Suratno mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan penyidikan lebih lanjut terkait kasus kekerasan tersebut. Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dijeratkan kepadanya. Tak terkecuali UU Darurat 12/1951 tentang Senjata Tajam turut disangkakan. Bondet terancam penjara maksimal lima tahun. ’’Tersangka kami titipkan ke Mapolres Ngawi. Barang bukti berupa sebilah pedang kami amankan di sini (Mapolsek Karangjati, Red) untuk proses lebih lanjut,’’ jelasnya. (mg8/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here