Ditinggal Rewang, Rumah Jadi Arang

122

NGAWI – Bara api dari tungku perapian dapur diduga menjadi penyebab rumah Dimo-Wasri di Dusun Gedung, Desa Ngompro, Pangkur, ludes terbakar kemarin (26/2). Kobaran api di kediaman pasangan suami istri (pasutri) itu nyaris merembet ke bangunan sekitar. ‘’Hasil olah TKP (tempat kejadian perkara, Red), kebakaran disebabkan bara api di dapur yang merembet ke bangunan utama,’’ kata Kapolsek Pangkur AKP Samuji.

Saat kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 kemarin, Dimo yang sakit lumpuh berada di rumah seorang diri. Wasri sedang rewang ke salah seorang tetangga yang tengah punya hajat. Beruntung, Dimo berhasil diselamatkan. ‘’Kebakaran kali pertama diketahui tetangga korban,’’ ujar Samuji.

Teriakan minta tolong seorang tetangga membuat warga berbondong-bondong mendatangi rumah Dimo. Namun, si jago merah kadung membara di atap dapur. Dengan peranti seadanya mereka berjibaku memadamkan api. Mulai ember sampai sumur sibel sawah tak jauh dari lokasi kebakaran. ‘’Setelah mendapat laporan, kami segera menuju TKP,’’ tutur kapolsek.

Atap di samping selatan rumah Dimo nyaris ikut terbakar. Api cepat membesar lantaran bangunan terbuat dari papan kayu dan gedhek. Beruntung, si jago merah berhasil dijinakkan. Namun, rumah korban beserta isinya telanjur luluh lantak.

Samuji mengatakan, sumber api diduga dari tungku perapian dapur yang paginya dipakai memasak untuk brokohan namun belum padam betul saat ditinggal Warsi rewang di rumah tetangga. ‘’Kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta,’’ sebutnya.

Sementara, sejumlah warga menyebut satu unit pemadam kebakaran (damkar) baru tiba di TKP saat rumah Dimo kadung menjadi arang. Penyemprotan air sekadar untuk menghentikan puing-puing sisa kebakaran yang masih mengepulkan asap. ‘’Kebakaran dapat dipadamkan sekitar pukul 11.30,’’ pungkas Samuji. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here