MadiunPeristiwa

Ditinggal Pergi, Rumah Dilalap Api

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun Braaak…! Warga tak punya pilihan selain harus mendobrak rumah Eko Nugroho Minggu (6/10). Sekitar pukul 09.00, rumah di Jalan Pasopati, Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, itu kebakaran.

Penghuninya sedang bepergian ke luar kota. Setelah berhasil menjebol pintu, warga bergegas melakukan pemadaman sebisanya. ‘’Api telanjur membesar. Kami segera menghubungi pemadam kebakaran,’’ kata Sutini, warga setempat.

Sumber api, sebut Sutini, berasal dari ruang belakang. Lalu membesar dan merambat ke bagian atap rumah. Warga berjibaku menyelamatkan barang-barang berharga. Termasuk memindahkan mobil pemilik rumah. ‘’Sambil menunggu petugas datang,’’ lanjutnya.

Lima belas menit berselang, empat unit pemadam kebakaran dan satu unit tangki BPBD setempat tiba di lokasi. Petugas cukup kewalahan memadamkan lantaran angin cukup kencang. ‘’Ada barang yang tidak bisa diselamatkan karena api sudah masuk ke ruang keluarga,’’ ungkapnya.

Sekitar dua jam berselang, petugas berhasil menjinakkan si jago merah. Sayangnya, ruang belakang yang terdiri dari dapur, ruang makan, kamar mandi, dan kamar tidur ludes. ‘’Orangnya tidak ada. Tapi ada anaknya yang rumahnya di kelurahan sebelah, langsung ke sini tadi (kemarin, Red),’’ terang Sutini.

Dua unit sepeda motor, dua sepeda, televisi, dan kulkas tidak dapat diselamatkan. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp 75 juta. Terkait penyebab kebakaran, polisi masih mendalami. ‘’Sebelum jam 12.00 sudah bisa dipadamkan,’’ tuturnya.

Kabid Penanggulangan Kebakaran dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Madiun Bambang Sediyono menduga api berasal dari korsleting listrik di ruang belakang. Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau agar selalu cek dan ricek keadaan rumah sebelum ditinggal bepergian. Jangan sampai, kata dia, kompor masih menyala, atau peralatan elektronik tidak dicabut dari sakelarnya. ‘’Kami apresiasi kesigapan warga yang membantu menyelamatkan sebagian barang berharga,’’ ucap Bambang. (kid/c1/fin) 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close