Ditinggal Jualan Sayur, Pikap Dibawa Kabur

92

NGAWI – Awal bulan, Ichsan Nur Saleh ketiban sial. Pikap milik pria 34 tahun warga Desa Klitik, Geneng, Ngawi, itu lenyap digondol maling. Apes menghampiri saat korban berjualan sayur di Pasar Walikukun, Widodaren, dini hari kemarin (1/3).

Pikap jenis Mitsubishi T120 nopol AG 8630 VF yang diparkir di pinggir jalan sekitaran pasar, sudah tidak ada di tempat serampung Ichsan berjualan. ‘’Pelapor memberi keterangan bahwa kondisi mobil sudah dalam keadaan terkunci sebelum ditinggal,’’ kata Kapolsek Widodaren AKP Juwahir.

Dini hari itu Ichsan berangkat dari rumah bersama seorang rekannya. Mengendarai pikap kelir putih sarat sayuran, keduanya sampai di Pasar Walikukun sekitar pukul 01.00. ‘’Pelapor memarkir mobilnya menghadap utara di halaman sebuah toko. Tidak begitu jauh jaraknya dari pasar,’’ imbuh Juwahir.

Sesaat setelah parkir, berbagai sayuran diturunkan dari bak mobil. Ichsan dan rekan kerjanya lantas menjajakan dagangannya. Sayuran habis terjual sekitar pukul 03.30. Setelah mengemasi sejumlah peranti berjualan, keduanya pun bersiap pulang.

Raut semringah Ichsan seketika berganti terkejut saat mendapati lokasi untuk memarkir pikapnya dalam kondisi kosong melompong. Korban yang kebingungan tak henti bertanya kepada sejumlah pedagang di sekitar pasar. Namun, semuanya menggeleng. ‘’Dari beberapa saksi yang telah kami mintai keterangan, mobil milik pelapor sudah tidak ada di tempat parkir sejak pukul 02.30,’’ ungkap Juwahir.

Keterangan salah seorang pedagang yang baru tiba di pasar pukul 02.30 itu, membuat Ichsan lemas mendadak. Setelah menyadari mobilnya dimaling, korban langsung melapor ke Mapolsek Widodaren. Pun, polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi terkait ulah panjang tangan dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 60 juta tersebut. (mg8/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here