Ditinggal Jemur Jerami, Dapur Ludes Terbakar

99

NGAWI – Lilis, 33, warga Dusun Sidomulyo, Desa Kandangan, Ngawi, mesti belanja perkakas memasak lagi. Itu setelah dapurnya terbakar. Si jago merah mengamuk lantaran perempuan tersebut kelupaan sedang memasak air. Akibat kejadian itu, dapur beserta isinya ludes terbakar.

Kebakaran bermula saat Lilis memasak air sekitar pukul 08.00 kemarin (25/2). Sesaat setelah menaruh panci berisi air di atas kompor menyala, dia berganti menjemur jerami. Saking sibuknya membeber jerami di jalan depan rumah, Lilis lupa kalau sedang memanaskan air. ‘’Saya di rumah bersama ayah mertua yang saat itu juga menjemur damen. Suami kerja ngedos padi di sawah,’’ ujarnya.

Kebakaran kali pertama diketahui Kasno, salah seorang tetangga. Awalnya, Kasno yang saat itu sedang berkebun di belakang rumah mendengar bunyi gemrotok genting jatuh. Khawatir terjadi apa-apa, pria tersebut mencari sumber suara.

Tidak dinyana, mata Kasno menangkap kobaran api dan asap hitam mengepul dari rumah Lilis. Seketika itu juga dia berteriak minta tolong. ‘’Saya tulung-tulung sambil berusaha memadamkan api dengan ember,’’ tutur Kasno.

Warga sekitar yang mendegar teriakan itu spontan berdatangan ke tempat kejadian perkara (TKP). Mereka berjibaku melakukan upaya pemadaman. Sebuah sumur sibel di belakang rumah korban dialihfungsikan sebagai pemadam dadakan. ‘’Slang sibel untuk mengairi sawah langsung disemprotkan ke api,’’ terangnya.

Sementara, mendapat kabar bahwa rumahnya terbakar, Sriyadi, 40, si empunya rumah, segera berlari pulang. Kendati dapur dan isinya ludes dilahap si jago merah, dia bersyukur api tidak sampai merembet ke bangunan induk. Apalagi, rumahnya didominasi bahan kayu. Pun, tepat di sebelah timur dapur terdapat tumpukan kayu bakar. ‘’Ada dua mobil pemadam kebakaran tadi (kemarin, Red) ke sini, tapi api sudah bisa dipadamkan warga dengan sibel,’’ ungkapnya. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here