Ditemukan 105 Kasus Hepatitis B, Penularan lewat Cairan Tubuh dan Darah

58
TERINFEKSI: Seorang pasien hepatitis B tengah dirawat di RSUD dr Sayidiman.

MAGETAN – Penyakit hepatitis A memang tengah mewabah di wilayah lain di Jatim. Namun, di Magetan justru penyakit hepatitis B yang harus diwaspadai. Karena sepanjang 2019 sudah ada 105 pasien hepatitis B yang dirawat di RSUD dr Sayidiman.

Bupati Magetan Suprawoto yang dilapori soal kasus itu langsung mengambil sikap. Dia menyerukan gerakan hidup bersih dan sehat kepada seluruh masyarakat. Termasuk mengimbau agar warga menjauhi tempat prostitusi dan warung remang-remang. ‘’Kami berikan edukasi kepada warga melalui media dan tokoh-tokoh masyarakat,’’ katanya.

Penyakit hepatitis disebabkan oleh virus yang menyerang fungsi hati. Penularan hepatitis B dapat melalui darah atau serum (bagian cairan darah) yang mengandung virus. Selain itu, penyakit ini bisa menular melalui kontak seksual, donor darah, transfusi darah, dan jarum suntik yang terkontaminasi dengan darah yang terinfeksi.

Ibu hamil yang positif hepatitis B pun bisa menularkan infeksi kepada bayi. Infeksi juga dapat ditularkan dari tato, tindik, pisau cukur, dan sikat gigi (jika ada kontaminasi dengan darah yang terinfeksi). Sekitar 6–10 persen pasien dengan hepatitis B mengembangkan hepatitis B kronis. Infeksi ini berlangsung setidaknya enam bulan, bahkan bertahun-tahun.

Berdasarkan laporan yang masuk, Suprawoto mengungkapkan banyaknya kasus penderita hepatitis B itu ternyata tidak dibarengi kesadaran untuk memeriksakan diri. Sering tidak menunjukkan gejala, para penderita baru mengetahuinya setelah muncul komplikasi. Misalnya, sudah sirosis maupun kanker hati. ‘’Dari kondisi sekarang, belum termasuk kejadian luar biasa (KLB). Kami tidak berharap itu terjadi,’’ ujar bupati yang akrab disapa Kang Woto itu.

Lantas bagaimana dengan kasus hepatitis A? Kang Woto mengaku beruntung kasus itu tidak mewabah di Magetan. Dia menyebutkan sampai dengan saat ini hanya ditemukan satu kasus hepatitis A di wilayahnya. Itu pun kasus lama. Tepatnya pada Februari lalu. (mgc/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here