Dita, Sosok Kartini Masa Kini

34

PONOROGO – Dita sosok RA KArtini masa kini. Pegiat literasi bernama lengkap Afifah Wahda Tyas Pramudita ini sudah menerbitkan empat buku. Sampai kuliahnya molor 1,6 tahun. ‘’Keberanian Kartini menyalakan pikiran dengan cara menulis begitu menginspirasi. Dengan menulis, Kartini dapat belajar banyak hal,’’ ujar gadis kelahiran 1994 itu.

Tiga buku diterbitkan Dita 2015 lalu. You Are Not Alone Allah Always With You, Tuhan Jangan Biarkan Aku Hidup Sendiri, dan Pacaran Lillahi Ta’ala. Buku keempat yang diterbitkan tahun lalu berjudul Cerita Tiga Masa. Tulisan-tulisannya yang lain dapat ditemukan di sejumlah buku antologi serta media lokal hingga nasional seperti Republika, Kompas, dan Jawa Pos.

Pandangan-pandangan orisinil Dita dapat diselami dari karya-karyanya. Seperti di Cerita Tiga Masa. Buku itu mengungkapkan merefleksikan pandangannya di masa lalu, sekarang dan yang akan datang. Menurut penulis yang menempuh studi di Universitas Negeri Malang itu, menulis bisa dalam hal apa saja. ‘’Saya juga suka tulisan-tulisan bertemakan psikologi,’’ kata dia.

Saat ini, banyak penulis perempuan yang karyanya sudah tersohor. Seperti Dewi Lestari, Djenar Maesa Ayu, Ayu Utami, atau Okky Madasari. Dita, tentu saja, berharap karyanya dapat semakin dikenal luas. Dia pun tak kenal lelah menelurkan karya. Berkolaborasi dengan sang ayah pun dia lakoni. Kebetulan, ayahnya juga penulis dan pegiat literasi di Bumi Reyog. ‘’Saya menulis sejak SD. Ayah juga penulis. Jadi banyak terinspirasi dari beliau,’’ ujarnya.

Dita punya pandangan yang menarik terhadap Kartini. Menurutnya, Kartini patut diteladani perempuan masa kini karena sifat-sifat keberanian, kepedulian sosial, dan kasih sayangnya terhadap sesama. Kartini juga mengajarkan bahwa perempuan harus mandiri, dan mampu berkarya sama hebatnya dengan laki-laki. ‘’Kartini mendapat banyak ilmu dari tulisan-tulisan sahabat penanya. Dari situ dia bahkan mampu membangun sekolah perempuan pertama di Jawa,’’ sebut Dita. (naz/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here