Dispendukcapil Kota Madiun Galakkan Layanan Adminduk Antipungli

19

MADIUN – Pelayanan prima dan bersih diusung oleh Dispendukcapil Kota Madiun dalam proses pengurusan administrasi kependudukan (adminduk). Seperti menghapus pemberlakuan surat keterangan mengurus adminduk melalui kelurahan. Sehingga hanya cukup lewat RT. ’’Itu sudah kami terapkan satu tahun lalu,” kata Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Nono Djatikusumo.

Selain itu upaya pencegahan korupsi atau praktik pungutan liar (pungli) lainnya dilakukan dispendukcapil dengan menerapkan sistem online. Misalnya Cintailah Ananda (catat dan informasikan laporan kelahiran anak anda). Sistem itu dijalankan via pesan WhatsApp dan diaplikasikan secara online. Sehingga, warga Kota Madiun yang berada di luar daerah bisa memesan akta kelahiran anak mereka cukup melalui pesan singkat. ’’Setelah keesokan harinya dokumen akta kelahiran itu bisa langsung jadi,’’ ujar Nono.

Menurut dia, itu sekaligus bentuk upaya memangkas lamanya pelayanan. Serta memudahkan masyarakat dalam melengkpai dokumen adminduk mereka. ’’Mempersingkat waktu pelayanan itu juga merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi,’’ ungkapnya.

Inovasi lainnya dalam mendukung upaya pencegahan korupsi juga dilakukan secara door to door. Nono mencotohkan petugas dispendukcapil mendatangi warga lanjut usia (lansia) supaya mereka bisa mendapatkan dokumen adminduk. ’’Tentunya dengan data dari kelurahan,” katanya.

Adapun sejumlah inovasi layanan unggulan yang dikembangkan oleh Dispendukcapil Kota Madiun di antaranya layanan “3 in 1”. Melalui layanan tersebut warga yang mengurus akta kelahiran juga akan mendapat KK baru dan kartu identitas anak (KIA) untuk usia 0-17 tahun kurang sehari.

Kemudian, warga yang mengurus akta kematian juga akan mendapat KK baru dan KTP karena perubahan status, mengurus akta perkawinan juga akan mendapat KK dan KTP karena perubahan status, dan hal yang sama saat mengurus akta perceraian.

Berikutnya adalah layanan “Semedi” atau layanan sehari mesti jadi. Yakni layanan penerbitan dokumen adminduk sehari jadi. Dengan catatan, dokumen persyaratan harus sudah lengkap dan masuk sebelum jam 11 siang. Lebih dari jam 11 siang, dokumen akan dicetak pada hari berikutnya dan harus diurus sendiri tanpa dikuasakan.

Layanan unggulan lainnya adalah “Pecel Andok” atau pelayanan cepat dan lancar administrasi dokumen kependudukan. Yakni layanan mobil keliling ke kelurahan di Kota Madiun. Dengan layanan Pecel Andok, semua dokumen kependudukan dapat diterbitkan langsung di tempat.

Selain itu juga ada layanan “Lempeng Gapit” atau layanan sehari mengurus dokumen kependudukan dan catatan sipil petugas antar sampai di tempat. Itu merupakan layanan pengurusan dokumen dengan diantar ke rumah masing-masing oleh petugas Dispendukcapil Kota Madiun. Serta, layanan unggulan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi penduduk usia 0 hingga 17 tahun kurang sehari.

Sejumlah inovasi pelayanan itu ditunjukkan kepada masyarkat dalam cara jelajah negeri bangun anti korupsi yang digagas oleh KPK.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi mengapresiasi berbagai inovasi yang dibuat oleh dispendukcapil. Mulai dari Lempeng Gapit sampai Cintailah Ananda. Menurutnya, itu merupakan bagian dari peningkatan sistem pelayanan publik dan upaya mencegah adanya praktik pungli. (her/adv/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here