Dispendukcapil Fasilitasi Napi Rekam e-KTP

104
FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

BIMO Adi Nugroho tiba di halaman aula Lapas Kelas I Madiun dengan bersemangat. Pria 18 tahun itu ingin rekam data KTP elektronik. Dengan begitu, dia bisa berpartisipasi dalam pemilu 17 April 2019 mendatang.

Narapidana (napi) kasus pencurian itu mengaku belum pernah ikut perekaman sama sekali. ’’Baru kali ini,’’ kata napi asal Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, tersebut.

FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Perekaman data e-KTP di Lapas Madiun merupakan kali pertama pada tahun ini. Hingga Kamis siang (17/1), ada tiga orang yang mendaftar melakukan perekaman. Sebelumnya, sudah ada sekitar 104 orang napi yang lebih dulu melakukan perekaman data e-KTP pada Juli 2018 lalu.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Madiun Supriyono mengatakan, dari jumlah warga binaan yang mencapai 1.127 orang, tercatat ada 107 napi yang merupakan warga Kota Karismatik.

Dari jumlah itu, sekitar 11 warga binaan belum pernah melakukan perekaman data e-KTP. ‘’Kami prioritaskan warga kota dulu, baru nanti selanjutnya melakukan perekaman kepada warga binaan dari luar Kota Madiun,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Madiun kemarin.

Dia mengungkapkan, proses perekaman e-KTP di lapas merupakan bagian dari menjalankan instruksi Mendagri Tjahjo Kumolo. Utamanya dalam menyukseskan Pemilu 2019. ’’Karena salah satu syarat wajib memilih adalah memiliki KTP elektronik,’’ ujar Supriyono.

Dia menyebut perekaman data kependudukan di lapas akan berlangsung dalam jangka panjang. Sebab, jumlah penghuni lapas terus berubah. Terutama dengan adanya penghuni lapas yang keluar masuk. ‘’Perekaman data ini juga kami koordinasikan dengan KPU terkait daftar pemilih untuk pemilu nanti,’’ tutur Supriyono.

Proses perekaman data e-KTP warga binaan dilakukan menggunakan mobil keliling milik dispendukcapil. Selain itu, kegiatan perekaman data tersebut dilakukan serentak di seluruh lapas maupun rutan di Indonesia untuk melindungi hak pilih pada perhelatan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) 2019. (her/c1/ota/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here