Diserang Wereng Jelang Panen, Petani Bakar Padi

123

PACITAN – Sebagian petani padi di Dusun Peden, Ploso, Pacitan, rugi. Betapa tidak, mereka harus merelakan tanaman padinya dibakar. Padahal, 15 hari lagi panen. Itu lantaran serangan hama wereng yang membuat batangnya mengering. Puluhan batang padi terpaksa dibabat dan dibakar lantaran tak mungkin tumbuh kembali. Cara tersebut ditempuh agar wereng tak menyebar dan merusak tanaman lainnya. ‘’Dibakar karena ada werengnya,’’ kata Maryono, salah seorang petani setempat, kemarin (12/2).

Dua hari terakhir Maryono dan petani lainnya sibuk membasmi wereng di lokasi tersebut. Setelah beberapa kali disemprot pestisida, insektisida tersebut kembali muncul dan terus menyebar. Atas saran petugas penyuluh pertanian lapangan setempat, mereka memutuskan membakarnya. Tak hanya yang mengering, beberapa padi yang masih hijau namun terindikasi diserang wereng juga dibakar. ‘’Daripada merembet nanti tambah rugi,’’ ujarnya.

Baru kali ini, lanjut Maryono, serangan wereng cukup parah. Pada musim tanam sebelumnya, serangannya tak terlalu parah. Semprotan pestisida ampuh membunuh serangga tersebut. Namun, kali ini hampir sebagian besar petani mengeluhkan serangan tersebut. Bahkan, tak sedikit yang curiga wereng kian kebal pestisida. ‘’Ini sisa yang masih bagus saya semprot semua, siapa tau ada werengnya,’’ tuturnya.

Sebenarnya, para petani tinggal menunggu padi berbulir dan menguning. Saat ini usianya genap 2,5 bulan. Sehingga, 15 hingga 20 hari ke depan mereka bakal panen. Namun, serangan wereng membuat Maryono waswas. Pasalnya, jika terus bertambah bakal mengancam produktivitas lahan. ‘’Takut  rugi. Tapi semoga tidak, karena yang diserang tak seberapa,’’ ucapnya.

Sebelumnya, wereng juga menyerang lahan pertanian  padi di Hadiwarno, Ngadirojo, Pacitan. Sebanyak 47 hektare lahan disemprot pestisida masal. Beberapa batang padi juga dibakar lantaran terlalu banyak serangan wereng. Kecamatan lain, di antaranya Kebonagung, Donorojo, dan Pringkuku juga terserang wereng. Tingginya curah hujan diselingi panas terik berkepanjangan dituding jadi biang mewabahnya serangan hama tersebut. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here