Magetan

Disdukcapil Magetan Beli 14 Alat Rekam E-KTP

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pelayanan perekaman e-KTP bagi warga Magetan dipercepat. Salah satunya dengan menambah jumlah alat perekaman yang ada sekarang. ‘’Saat ini kita punya enam unit alat rekam dan cetak e-KTP. Nantinya 18 kecamatan kita lengkapi. Sehingga, seluruh kecamatan memiliki alat rekam dan cetak e-KTP,’’ kata Kepala Disdukcapil Magetan Hermawan Senin (11/11).

Pengadaan alat rekam dan cetak e-KTP tersebut dalam proses lelang. Meski demikian, dia mengungkapkan pengadaan itu belum termasuk card reader yang dilengkapi dengan secure access module (SAM). SAM berfungsi menyimpan kunci dan sandi yang diperlukan untuk membaca e-KTP. Juga data demografi dan biometrik yang tersimpan di dalam chip. Tanpa SAM, Hermawan menyatakan card reader tidak dapat membaca e-KTP. ‘’Kalau itu sudah ada, pekan ini akan mulai dipasang,’’ ujarnya.

Persoalan lain, pihaknya dihadapkan pada masalah kekurangan empat tenaga teknis rekam dan cetak e-KTP. Tapi, menurutnya, masalah tersebut masih bisa diatasi dengan memaksimalkan tenaga yang ada di kantor kecamatan. Mereka lebih dulu akan mendapatkan pelatihan terkait pengoperasian alat tersebut. ‘’Untuk personelnya, kami rasa tidak ada masalah besar. Bisa disiasati,’’ jelasnya.

Hermawan mengungkapkan, pengadaan 14 alat rekam dan cetak e-KTP baru tersebut menelan anggaran sekitar Rp 3 miliar. Rencananya, 12 alat lainnya akan ditempatkan di masing-masing kecamatan. Sementara, sisanya dioperasikan di mal pelayanan publik (MPP). Sehingga, pelayanan rekam dan cetak e-KTP tidak hanya terpusat di kantor disdukcapil. ‘’Kantor ini akan sepi, karena pelayanan sudah bisa dilakukan di setiap kecamatan,’’ tuturnya.

Sebelumnya, disdukcapil telah mengadakan enam alat rekam dan cetak e-KTP di enam kecamatan. Meliputi Kecamatan Barat, Poncol, Parang, Sidorejo, Kawedanan, dan Takeran. Alat tersebut ditujukan tidak hanya untuk merekam dan mencetak e-KTP, tapi juga kartu identitas anak (KIA). ‘’Pelayanan kami dekatkan kepada masyarakat. Supaya tidak perlu jauh-jauh ke sini,’’ terang Hermawan. (bel/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close