Diparkir, Jalan Sendiri, Nyungsep ke Jurang

126

PACITAN – Apes menimpa Agung, warga Dusun Krajan, Gawang, Kebonagung. Hendak mengangkut kayu di dekat rumahnya, truk yang rencananya akan digunakan itu malah nyemplung jurang sekitar pukul 15.30 kemarin (3/3). ‘’Truk terperosok di kedalaman sekitar delapan meter,’’ kata Kanit Laka Satlantas Polres Pacitan Ipda Amrih Widodo.

Nahas berawal saat Agung hendak mengangkut kayu sengon di tepi jalur Pacitan-Tulakan. Di jalan yang menurun itu truk diparkir. Laki-laki 25 tahun itu pun telah menarik tuas hand rem-nya. Sial, diduga hand rem rusak sehingga truk Mitsubishi AE 8558 YF itu berjalan maju sendiri dan terjun bebas ke jurang. ‘’Beruntung saat kejadian sopir tidak berada di atas kendaraan,’’ ujarnya.

Amrih menambahkan, karena kondisi jalan yang menurun membuat laju kendaraan lumayan kencang. Kedalaman jurang juga membuat benturan kendaraan terdengar keras. Agung pun tak bisa berbuat apa-apa melihat truknya nyungsep. ‘’Bagian depan truk rusak parah, kerugian diperkirakan lebih dari Rp 15 juta,’’ sebut Amrih.

Dibantu warga setempat, truk ditarik dengan tali tambang beramai-ramai. Kedalaman jurang sempat mengganggu proses evakuasi. Terlebih kemiringan tebing 90 derajat. Dua jam kemudian truk bercat kuning tersebut berhasil dientas dari dasar jurang yang berupa saluran air itu. ‘’Kami berlakukan buka tutup jalan untuk mengurai kemacetan lalu lintas selama proses evakuasi,’’ jelasnya.

Amrih mengimbau pemilik waspada jika memarkir kendaraannya. Terutama di jalan yang menanjak atau menurun. Pasalnya, di Pacitan banyak jalur dengan kemiringan yang ekstrem. Pun jalur yang berkelok khas perbukitan. ‘’Apalagi saat ini musim hujan, jalanan tambah licin,’’ pungkasnya. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here