Ponorogo

Dinkes Ponorogo Siapkan Skenario Isolasi Pasien di Rumah

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Penanganan sembilan santri dari Temboro yang reaktif rapid test digodok Pemkab Ponorogo. Sambil menunggu hasil swab test mereka keluar, pemkab menyiapkan sejumlah skenario penanganan apabila didapati ada yang dinyatakan positif Covid-19.  ‘’Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penanganan terhadap pasien Covid-19 juga bisa dilakukan di luar rumah sakit,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) drg Rahayu Kusdarini Selasa (12/5).

Adapun skenario itu, merawat pasien positif hasil swab masal di rumah sakit. Namun, apabila kapasitasnya tidak mencukupi, perawatan bisa dilakukan di tempat lain. ‘’Kalau terpaksa bed di rumah sakit tidak mencukupi, bisa saja diisolasi di luar rumah sakit, tapi tetap di bawah pengawasan dinkes. Prinsip, tetap ada perawatan khusus terhadap mereka,’’ terangnya.

Sebelumnya Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo telah melakukan swab test masal terhadap 57 santri. Hasilnya tiga santri dinyatakan positif terpapar korona. Sedangkan sisanya masih menanti hasil swab keluar. ‘’Hasil swab masih kami tunggu,’’ kata perempuan yang akrab disapa Irin itu.

Irin menambahkan, spesimen seluruh santri sudah dikirim ke  Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes akhir pekan lalu. Pihaknya memastikan akan melakukan langkah prioritas setelah hasil swab keluar.  ‘’Harapannya semua negatif. Untuk sementara, santri masih diisolasi di balai desa masing-masing,’’ ungkapnya. (naz/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close