Dindik Kota Madiun Bakar Ratusan Ijazah Cacat

40

MADIUN – Ratusan ijazah dimusnahkan dengan cara dibakar di pelataran parkir Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun. Ada 932 paket ijazah SD, SMP dari kurikulum 2013 dan 2016 tahun ajaran 2017-2018 yang dibakar sesuai dengan arahan dari kementerian pendidikan dan kebudayaan (kemendikbud). ’’Kami lenyapkan sesuai dengan petunjuk dan prosedur, ada kelebihan blanko tidak dikembalikan cukup dimusnahkan di masing-masing daerah,’’ kata Kepala Dindik Kota Madiun Heri Wasana kepada Radar Madiun.

Ratusan ijazah tersebut mulai diterima dindik pada Juli 2018 lalu. Ijazah yang kelebihan dan cacat itu kemudian dimusnahkan. Sebelum, dindik menerima ijazah yang baru untuk tahun ajaran berikutnya. Cacat dalam artian, kata dia, salah dalam penulisan atau blanko tidak sesuai dengan aslinya.  ‘’Pada saat pengiriman blanko tidak sesuai dengan ukuran. Ini agar tidak ada penggunaan pemanfaatan dokumen yang ada, atau hal-hal yang tidak diinginkan,’’ ujarnya.

Dalam pemusnahan tersebut disaksikan langsung oleh kepala bidang, kepala seksi dan staff pendidikan. Juga seluruh jajaran kepala sekolah SD-SM serta  kepala kamtibas setempat. Pemusnahan tersebut dimulai pukul 10.30 dan selesai di jam 11.30. Dari sepengetahuannya, pemusnahan ijazah ini adalah hal yang pertama. ’’Tahun-tahun sebelumnya salah tulis kita kirim atau dikembalikan,’’  ujarny.

Katanya, tahun ini kekeliruan yang ada cukup banyak. Setelah dilaksanakan kegiatan pemusnahan dindik akan membuat berita acara pemusnahan dikirim ke kemendikbud. Sekaligus melampirkan blanko ijazah yang dibutuhkan untuk tahun ajaran 2018-2019. ’’Pada tahun ini permohonan ijazah melampirkan surat berita acara pemusnahan,’’ pungkasnya. (dil/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here