Dinas Bersiap Tangkal Kelangkaan Stok Pasar

12

MADIUN – Stok daging sapi, ayam, dan telur dijamin aman di Kabupaten Madiun. Diprediksi tidak akan ada kelangkaan stok maupun lonjakan harga saat momentum Lebaran. ’’Kami sudah sediakan stok,’’ ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Kabupaten Madiun Edy Bintardjo.

Dia memprediksi, ada kenaikan perminatan sepekan menjelang hari H Lebaran. Sesuai catatan ketersediaan masih ada 13,4 ton daging sapi, 81,5 ton daging ayam, dan 49 ton telur ayam. Pihaknya masih bisa mengandalkan stok transit dari luar daerah. ’’Tapi dari kabupaten sepertinya cukup,’’ jelasnya.

Di kabupaten, ada 11 rumah pemotongan hewan (RPH). Sementara, di empat kecamatan ada yang memiliki peternak ayam dengan kapasitas puluhan ribu ekor. Seperti di Kebonsari, Dagangan, Pilangkenceng, dan Wungu. Pun, peternak ayam petelur juga menyebar. ’’Kami sudah siapkan juga SDM pendukungnya,’’ ungkapnya.

Dia mengatakan kalau di masing-masing RPH itu sudah ada petugas standby. Termasuk dokter hewan yang akan memantau seberapa layak daging dijual dan dikonsumsi. ’’Kami harapkan adanya RPH ini juga membantu ketersediaan stok di masing –masing kecamatan, pun mengkaver kecamatan tetangga yang tak memiliki RPH,’’ ungkapnya.

Edy mengatakan sudah ada sebanyak 8 dokter hewan dan 8 paramedis yang aktif di pusat kesehatan hewan (Puskeswan). Pun ada mantri peternakan di masing – masing kecamatan. Sementara dari pemkab ada tim teknis yang turut membantu. Dia mengungkapkan, selain menjaga ketersediaan, mereka juga memantau kesehatan hewan-hewan yang akan dipotong. ”Jangan sampai ada daging yang tak layak dijual,’’ pungkasnya. (fat/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here