Dikibuli ’’Pegawai BUMN’’, Duit Rp 9 Juta Melayang

92

NGAWI – Tindak pidana berkedok cinta lewat media sosial (medsos). Gara-gara terpanah asmara, Tin tekor Rp 9 juta. Perempuan 35 tahun asal Kecamatan Gerih itu termakan rayuan gombal seorang pria yang dikenalnya melalui Facebook.

Dibutakan cinta,  Tin sampai enam kali mentransfer uang. Janji pinangan yang tak kunjung datang membuat korban akhirnya melaporkan apes yang dialaminya ke polisi. ‘’Pelapor curiga karena yang terakhir diminta mentransfer uang Rp 25 juta,’’ kata Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Muh. Indra Nadjib kemarin (1/2).

Begini asal muasal sial yang dialami Tin. Awalnya korban berkenalan dengan seorang pria, sebut saja Kumbang, melalui Facebook pada Januari lalu.  Lambat laun, komunikasi antara keduanya semakin intens. ‘’Baik lewat telepon maupun WA (WhatsApp, Red),’’ ujar Indra.

Singkat cerita, Tin jatuh hati dengan Kumbang. Apalagi, si pria yang mengaku karyawan Pertamina Sorong, Papua, itu berjanji akan melamar Tin. Korban beranggapan masa depannya bakal cerah jika hidup bersama Kumbang yang bekerja di BUMN.

Dengan berbagai dalih, Kumbang meminta transferan duit. Perempuan yang kadung membayangkan sebuah pernikahan itu enteng saja menuju ATM di Desa Tepas, Geneng, saat Kumbang menyebut nominal Rp 9 juta. ‘’Berdasarkan keterangan pelapor, terlapor meminta kiriman uang untuk mengurus cuti kerja dan pencairan gaji,’’ tutur Indra.

Janji segera ke Ngawi dan melamar membuat Tin berharap banyak sampai enam kali mengirim duit kepada Kumbang. Kali terakhir, korban mentransfer uang tabungannya pada Minggu lalu (27/1). ‘’Pada permintaan transfer yang kedua, terlapor menunjukkan dokumen dan cek gaji sebesar Rp 787 juta untuk meyakinkan pelapor,’’ ungkapnya.

Curiga mulai dirasakan Tin lantaran janji-janji Kumbang yang masuk telinganya tak kunjung ditepati. Bahkan, pelaku sempat meminta kiriman uang lagi sebanyak Rp 25 juta. ‘’Korban akhirnya melapor ke Polres Ngawi Selasa kemarin (29/1). Enam lembar bukti transfer dari pelapor kami amankan sebagai barang bukti,’’ pungkasnya. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here