PacitanPeristiwa

Dihantam Ombak, Gardu Pandang Rata Tanah

PACITAN – Gelombang tinggi masih terjadi di perairan Pacitan sejak lima hari terakhir. Debur ombak mencapai 2,5 hingga empat meter. Bahkan, hingga mengakibatkan gardu pandang di Pantai Taman, Hadiwarno, Ngadirojo, rata dengan tanah.  ‘’Kondisi gelombang masih buruk dan terus menggerus pantai,’’ kata M. Ali, salah seorang warga setempat, Senin (13/8).

Menurut Ali, ambruknya gardu pandang itu terjadi Minggu (12/8) sekitar pukul 11.00. Ombak besar yang terus-menerus menggerus bibir pantai menyebabkan fondasi gardu pandang itu ambrol. Kejadian itu sempat diabadikan warga dan tersebar luas di media sosial sehingga membuat warga ketar-ketir. ‘’Sebelum ambruk sudah terlihat mengambang dan tinggal atapnya,’’ ujarnya.

Warga setempat juga khawatir gelombang tinggi bakal merusak tambak udang di sekitar pantai. Jika itu terjadi, petambak bisa merugi hingga puluhan juta rupiah. ‘’Khawatir juga kalau sampai ke permukiman warga karena saat ini garis pantai masih terus tergerus. Kondisi ini membuat kami semakin waswas,’’ ungkapnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Windarto menyebut gelombang tinggi tersebut masih terjadi. Kondisi ini akibat embusan angin timur di wilayah barat Sumatera hingga selatan NTT. Sehingga, memicu gelombang tinggi di perairan barat Sumatera, selatan Selat Sunda, selatan Jawa, NTT, hingga Laut Arafuru barat dan tengah. ‘’Tak terkecuali di perairan Pacitan, karena berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, jadi dampaknya cukup terasa,’’ bebernya.

Menurut Windarto, selain gelombang tinggi, kecepatan angin di beberapa wilayah mencapai 46 kilometer per jam. Dia berharap para nelayan lebih berhati-hati saat melaut. Pasalnya, kondisi ini bakal terus terjadi hingga Kamis depan (16/8).

Sementara kewaspadaan juga berlaku bagi wisatawan yang berkunjung ke pantai. Pasalnya, serupa di Pantai Taman, hampir seluruh pantai di Pacitan dilanda gelombang kurang bersahabat untuk bermain air. ‘’Harus mematuhi imbauan petugas penjaga pantai atau menaati aturan dengan tidak melewati batas aman bibir pantai,’’ imbaunya. (mg6/c1/sat)

 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close