Diduga Jual Bensin Oplosan, SPBU Bangunrejo Disegel Polisi

230

PONOROGO – Membeli bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina Pasti Pas ternyata belum menjamin produk yang dibeli berkualitas. Minggu (16/6) Satreskrim Polres Ponorogo mengungkap praktik penjualan BBM jenis pertamax oplosan di SPBU Desa Bangunrejo, Sukorejo.

Praktik nakal itu telah berlangsung selama hampir satu tahun. Kasus tersebut terungkap dari laporan warga. Beberapa pengguna sepeda motor di Sukorejo mengeluhkan mesin motor dan mobil yang sekarang cepat aus karena kualitas BBM yang menurun. Polisi pun melakukan penyelidikan. Akhirnya, ditemukan indikasi kecurangan di SPBU Bangunrejo. ‘’Saya curiga karena BBM jenis pertamax yang dijual di SPBU itu warnanya lain dari biasanya,’’ terang Somad, salah seorang warga Desa/Kecamatan Kauman.

Terkait laporan tersebut, polisi langsung menyegel SPBU tersebut. Selain itu, sejumlah karyawan dan pengelola SPBU itu telah dimintai keterangan. ‘’Sementara barang bukti (BB) yang diamankan berupa selang, ember, dan pipa yang diduga digunakan untuk mengoplos,’’ terang Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko.

Modus pengoplosan BBM itu dilakukan dengan masif. Seperti bio solar sebanyak 500 liter dicampur dengan premiun 15 ribu liter. Hasilnya kemudian disimpan khusus dalam sebuah tandon terpisah. Dari hasil oplosan bio solar dan premium itu selanjutnya disedot sekitar 500 liter untuk kemudian dicampur ke BBM jenis pertamax sebanyak 15 ribu liter. ‘’Terkait berapa keuntungan yang didapat dari menjalankan praktik itu sekarang masih kami hitung. Saat ini, pihak yang berkaitan dengan penjualan BBM di SPBU itu masih kami mintai keterangan lebih lanjut,’’ jelas Maryoko. (mg7/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here