Diduga Depresi Karena Sakit, Anggota Polsek Somoroto Lompat ke Sungai Paju

369

PONOROGO – Korps Bhayangkara Polres Ponorogo berduka. Setelah ES, seorang anggota Polsek Somoroto dilaporkan terjun ke Sungai Paju karena diduga depresi. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00, Senin (20/5). Dia ditemukan tewas dengan kondisi tangan kiri terikat gelang dan infus oleh warga.

Melihat hal itu saksi mata kemudian melaporkannya ke ketua RT setempat. ”Kami cek dan ternyata benar ada mayat,” kata Marlan, Ketua RT setempat.

Proses evakuasi jasad ES dari dasar sungai berlangsung sampai dengan pukul 05.00. Karena kondisi sungai yang curam. Selanjutnya, ES dibwa ke RSUD dr Harjono untuk dilakukan visum.

Dari situ diketahui jika ES merupakan pasien rumah sakit tersebutml. Dia dirawat sejak 15 Mei lalu. ES divonis menderita infeksi dan dirawat intensif di ruang ICCU Seruni. ”Untuk infeksi spesifiknya kami masih mendalami,” Kata Kabid Humas RSUD dr Hardjono Suprapto.

Prapto mengatakan sebelum kejadian, ES meminta seluruh keluarga makan sahur. Tidak selang lama kemudian dia keluar kamar. Mendapati kamar tidur kosong, keluarga memanggil perawat jaga. ”Kami cari dan periksa seluruh ruangan,” ujarnya.

Usaha petugas rumah sakit dan keluarga sia-sia. Hingga akhirnya mendengar kabar ES ditemukan tewas di Sungai Paju. ”Kami dapat informasi memang sebelum kejadian seperti orang bingung,” ujarnya.
Iptu Suroso, Kapolsek Ponorogo yang turun ke lokasi belum dapat memberikan konfirmasi. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis. ”Tunggu dulu kami belum dapat menyampaikan,” kata Suroso. (mg7/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here