MadiunPendidikan

Dewan Sarankan Tunda KBM di Kelas

Belum Waktunya Menormalkan Pendidikan

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun saat ini membuat kalangan legislatif berat untuk mengiyakan kegiatan belajar-mengajar (KBM) di sekolah bisa digelar kembali. Komisi A DPRD setempat menyarankan pemkab menunda pelaksanaan KBM di masa transisi era normal baru tersebut.

Saran itu dilontarkan usai inspeksi mendadak (sidak) dan audiensi di SMPN 1 Nglames, 1 Jiwan, dan 1 Sawahan Selasa (16/6). Mitra kerja dinas pendidikan dan kebudayaan (dikbud) itu meninjau kesiapan pelaksanaan belajar di rumah atau kelas dengan penerapan protokol kesehatan. ‘’Belum waktunya, melihat kondisi persebaran Covid-19 di Kabupaten Madiun saat ini,’’ kata Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun Hari Puryadi.

Status Kabupaten Madiun masih zona merah. Data gugus tugas percepatan penanganan (GTTP) Covid-19 setempat per kemarin petang, baru 23 pasien dari 34 kasus positif yang dinyatakan sembuh. Sementara, Hari dan sejawatnya belum bisa menyimpulkan secara menyeluruh sejauh mana kesiapan menyambut normal baru. Laporan terperinci dari dinas terkait belum diterima. ‘’Banyak poin yang perlu dipertimbangkan sebelum pembelajaran bisa dilakukan secara tatap muka di sekolah,’’ ujarnya.

Meski belum diketahui pasti kapan study from home (SfH) berakhir, Hari meminta eksekutif menyiapkan matang protokol kesehatan KBM di kelas. Juga menyaring pendapat dan masukan dari orang tua siswa. Hal itu penting lantaran salah satu syarat menormalkan pendidikan adalah restu wali murid. ‘’Jangan sampai terjadi sesuatu yang nanti malah mengarah ke kesalahan pemerintah atau pengawasan dari dewan,’’ ucap politikus Partai Demokrat tersebut.

Di luar teknis menyambut normal baru, komisi A memberi catatan mengenai pelaksanaan SfH. Tenaga pendidik atau pelajar diberi jaminan biaya kompensasi. Terealisasinya pembelajaran virtual tak lepas dari dana. ‘’Rencananya menggunakan dana BOS (bantuan operasional sekolah, Red). Penggunaannya harus tepat sasaran,’’ tegas Hari. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close