AdvertorialNgawi

Dewan Desak Pemkab Ngawi Segera Ambil Sikap

Cari Solusi Kekurangan Kios dan Los Pasar Relokasi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – DPRD Ngawi mendesak pemerintah daerah segera mengambil sikap terhadap permasalahan pembangunan tempat relokasi pedagang Pasar Besar Ngawi (PBN). Terutama mengenai kekurangan kios maupun los untuk pedagang yang jumlahnya mencapai ratusan unit. ‘’Perlu penyikapan secara khusus dari kepala dinas perdagangan (dinas perdagangan, perindustrian, dan tenaga kerja, Red) maupun bupati,’’ kata Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto ”Antok” Jatmiko Rabu (19/8).

Antok kemarin sengaja meninjau langsung kegiatan pembangunan tempat relokasi untuk pedagang PBN. Pihaknya ingin memastikan proses pembangunan pasar relokasi itu sesuai dengan harapan pedagang. Namun, pihaknya justru mendapati masalah yang berkaitan dengan proyek tersebut. ‘’Ternyata anggaran yang disiapkan tidak cukup jika harus membangun tempat relokasi sesuai jumlah pedagang di Pasar Besar Ngawi,’’ ungkapnya.

Menurut Antok, penentuan jumlah anggaran sangat penting ketika proses perencanaan dilakukan. Dalam menyusun anggaran, seharusnya pihak dinas mengikuti jumlah kebutuhan, bukan sebaliknya. ‘’Kami harap segera ada solusi terkait kekurangan tempat relokasi itu. Karena jumlahnya (kekurangan, Red) cukup banyak. Sekitar 200 pedagang yang belum mendapat tempat relokasi,’’ bebernya.

Diketahui bahwa jumlah pedagang yang akan direlokasi selama proses revitalisasi PBN sebanyak 1.098. Perinciannya, pedagang kios 278, pedagang los 489, dan pedagang ojokan 331. Sedangkan anggaran untuk pembangunan tempat relokasi diketahui sekitar Rp 910 juta. Informasinya, anggaran sebesar itu hanya cukup untuk membangun tempat relokasi semipermanen dengan bahan galvalum sepanjang kurang lebih 320 meter. Masih kurang sekitar 256 meter.

Terkait masalah itu, pihak DPRD meminta agar pemerintah daerah segera membuat kebijakan anggaran. Antok memastikan pihaknya bakal mendukung jika memang pemerintah daerah membutuhkan anggaran tambahan untuk memenuhi kebutuhan tempat relokasi. ‘’Ketika sudah ada kebijakan dari bupati, kami selaku DPRD pasti men-support,’’ tuturnya. (tif/c1/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close