OBRAK TAMBANG LIAR

Redaksi 12 Januari 2017 12:08:42 PM views : 63 Peristiwa
img

MAGETAN – Aktivitas penambangan liar ditengarai masih marak di Magetan. Setidaknya, Senin (10/1) lalu polisi mengobrak salah satu area tambang galian C di Dusun Ngariboyo, Desa/Kecamatan Karas, yang diduga ilegal. Dua unit backhoe dan satu dump truck diamankan petugas sebagai barang bukti (BB).

Sayang, Kasatreskrim Polres Magetan AKP Partono belum bisa memberikan pernyataan seputar penggerebekan penambangan galian C itu. Partono berdalih pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara, Kasubbaghumas Polres Magaten AKP Suyatni mengaku belum mendapatkan informasi dari unit satreskrim. ‘’Saya belum tahu itu (penyitaan backhoe dan dump truck, Red). Takut salah omong nanti,’’ kata Suyatni saat dihubungi Jawa Pos Radar Magetan, kemarin (11/1).  

Informasi yang dihimpun, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 14.00. Bermula dari laporan warga bahwa ada aktivitas penambangan yang diduga ilegal tanpa memiliki izin usaha pertambangan (IUP) dan izin pertambangan rakyat (IPR). Sejumlah petugas pun datang ke lokasi.

Ternyata benar, ada aktivitas penambangan menggunakan alat berat. Beberapa orang yang ada di lokasi dibawa petugas ke Polres Magetan untuk dimintai keterangan. Sementara, terlapor berinisial Bas, 41, warga Desa Temboro, Kecamatan Karas.

Dua backhoe Hitachi tipe 5G210F warna kuning diamankan di depan mapolres. Pun ada police line melingkari dua alat berat tersebut. Sedangkan dump truck Mitsubishi FE 74 HDV nopol AE 8197 UF yang masih berisi tanah uruk dimasukkan di dalam kompleks mapolres. Ikut diamankan surat-surat kendaraan truk dan sebuah buku catatan penjualan hasil penambangan. (mg3/isd)

Tag :

Related Post