Magetan

Desakan Pencopotan ECU Kian Menguat

Camat dan Kades Banjarejo Minta Warga Bersabar

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Tuntutan masyarakat terkait pencopotan ECU dari jabatannya sebagai sekdes Banjarejo, Ngariboyo, kian menguat. Tuntutan dari tokoh agama, aliansi masyarakat, karang taruna, dan BPD setempat sudah sampai ke bupati.

Camat Ngariboyo Arief Ridwan meminta inspektorat lekas menerjunkan tim pemeriksa khusus (riksus) untuk melakukan investigasi. Mengingat gejolak di masyarakat desa setempat kian memanas. ‘’Warga akan demo jika ECU tak kunjung dicopot,’’ katanya.

Arief juga telah memberikan arahan kepada pemdes setempat untuk meredam gejolak di desa setempat. Warga harus tetap menjaga kesabaran sembari menanti proses pemeriksaan berlangsung. ‘’Toh, proses hukumnya juga masih berlanjut,’’ ujar Arief.

Proses hukum dari kepolisian memang diharapkan bisa sejalan dengan tuntutan masyarakat. Artinya, ECU bisa mendapatkan vonis lebih dari enam bulan kurungan. Sehingga secara otomatis dapat diberhentikan selamanya dari jabatannya. Namun, semuanya bergantung dari hasil temuan kepolisian dan keputusan pengadilan. Tentunya, proses hukum tak dapat diintervensi oleh pihak mana pun. ‘’Kami berharap proses hukum tetap berlanjut,’’ tuturnya.

Jika nanti putusan hukum lebih ringan, pihaknya menggantungkan hasil temuan dari pemeriksaan inspektorat. Aspek ketidakhadiran, tanggung jawab yang terbengkalai, hingga tiadanya iktikad baik untuk berbenah menjadi pertimbangannya. ‘’Pemdes sudah tiga kali memberikan teguran, tapi tak diindahkan. Belum lagi seluruh masyarakat sekarang ini sudah tidak terima terhadap tindak pidana yang dia lakukan,’’ ungkapnya.

Kades Banjarejo Jumiran menyebut saat ini ECU kembali bekerja untuk sementara. Sejak Kamis (25/6) datang ke kantor untuk menyelesaikan tugas-tugas administrasi yang terbengkalai. ‘’Dia datang dengan sendirinya. Kami tidak melarang jika memang ingin menyelesaikan tugas yang selama ini banyak ditinggalkan,’’ katanya.

Jumiran mengaku sampai kini terus mendapat desakan pencopotan ECU dari warganya. Dia juga telah meminta semuanya bersabar menanti proses penindakan yang berjalan. Jumiran berkeyakinan hasilnya tidak mengecewakan. ‘’Kami siap bantu tim riksus jika sewaktu-waktu turut dimintai keterangan,’’ ujarnya. (fat/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close