Demi Relokasi Pedagang Eks Stasiun, Satpol PP Intensifkan Komunikasi

78

PONOROGO – Hingga akhir pekan lalu (26/1), sebagian pedagang masih menggelar lapak di eks stasiun. Satpol PP terus membujuk yang tercecer agar menyusul boyongan ke pasar sementara. ‘’Sampai Sabtu, sudah 180 pedagang yang mendaftar boyongan,’’ kata Kasatpol PP Supriyadi kepada Radar Ponorogo.

Supriyadi tak menutup mata dengan fakta satu-dua pedagang masih berjualan di tempat lama. Personel penegak perda terus disiagakan selewat enam hari pasca penertiban untuk melakukan pendekatan persuasif. ‘’Saya pun beberapa hari ini terus berkomunikasi dan mendatangi langsung tokoh-tokoh di sana,’’ ujarnya.

Mereka yang telah melunak itu bakal ditempatkan di sisi selatan los 4 sebagaimana telah disiapkan. Saat ini, proses pengurukan areal tersebut tengah dikebut. Supriyadi berharap, pedagang mematuhi deadline pendaftaran relokasi. ‘’Jika masih ada yang berjualan di eks stasiun besok (hari ini, Red), imbasnya luas,’’ tuturnya.

Imbas pertama dari masih tercecernya pedagang di eks stasiun, kata Supriyadi, adalah molornya persiapan areal niaga di selatan los 4. Pun, pemkab kini telah luluh. Selain menguruk juga siap merabat semen bekas urukan agar layak ditempati.  ‘’Kami ingin mengetahui secara pasti, berapa pedagang yang akan menempati selatan los 4. Supaya areal yang disiapkan pas dengan jumlah pedagang,’’ terangnya.

Imbas kedua, lanjut Supriyadi, adalah rencana pembangunan Pasar Legi baru. Pemkab juga membutuhkan data akurat mengenai jumlah pedagang dari seluruh pasar: Pasar Legi Songgolangit, pasar eks stasiun, dan pengadilan. ‘’Agar nanti dapat terakomodir secara maksimal di pasar yang baru. Kami berharap relokasi eks stasiun ini segera selesai. Konsentrasi pekerjaan lain juga masih banyak,’’ ucapnya. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here