Ponorogo

Dekat Perguruan Tinggi, Banyak Rumah Kos Berdiri, Tak Sekali-Dua Jadi Sarang Asusila

PONOROGO – Menjamurnya usaha rumah kos di Kecamatan Babadan perlu penertiban. Pasalnya, tak sekali-dua yang dijadikan tempat asusila sesuai temuan warga dan aparat penegak perda.

Kepala Satpol PP Supriyadi menyebut wilayah Kertosari sudah lama menjadi atensinya. Di seputaran kelurahan tersebut, banyak rumah kos berdiri. Maklum, dekat dengan sejumlah perguruan tinggi. ‘’Ada yang memang sangat ketat dalam menerapkan aturan, ada yang tidak,’’ katanya Selasa (16/7).

Diakui Supriyadi, penindakan yang dilakukan tak mempan memberi efek jera. Padahal, dalam beberapa bulan ini, satpol PP sudah lebih dari sekali melakukan penertiban. Salah satunya menyasar rumah kos di ujung Jalan Barong, Kertosari. ‘’Meski sering ditindak, tetap masih banyak laporan masuk,’’ ujarnya.

Supriyadi berharap pengelola rumah kos lebih selektif dan ketat dalam menerapkan aturan. Juga, memperketat pengawasan harian. ‘’Semua tergantung pemiliknya. Jika yang melanggar itu masih berstatus pelajar, kami panggil guru dan orang tuanya,’’ tutur Supriyadi.

Minggu lalu (14/7), warga Kertosari dibuat geram dengan ulah sejumlah remaja yang ditengarai kumpul kebo. Polisi mengamankan tiga pasangan dari kos di Jalan Semen Remeng. ‘’Laki-perempuan sering keluar-masuk kos. Kami pun akhirnya berkumpul dan menghubungi bhabinkamtibmas,’’ beber Kasdi, ketua RT setempat.

Parahnya, tiga pasangan yang digerebek itu masih belia. Usianya baru di kisaran 17-18 tahun. Dari enam orang, satu di antaranya pelajar. Seluruhnya tak dapat menunjukkan bukti sudah menikah. Keenam orang itu langsung digelandang ke Mapolsek Babadan. ‘’Warga sudah resah sejak setahun terakhir,’’ kata Bhabinkamtibmas Polsek Babadan Aipda Diah Nima.

Menurut Diah, sudah lama warga setempat resah dengan perilaku tak terpuji di salah satu rumah kos tersebut. Tak jarang warga mendapati penghuni mabuk-mabukan. Saat ditertibkan, pemilik kos tak mampu mengeluarkan surat izin usaha kos. ‘’Pemilik kos sudah diperingatkan beberapa kali, tapi tidak pernah menanggapi secara serius,’’ terangnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close