Debit Air Menyusut, Warga Harus Berhemat

38
TAK CUKUP: kemarau panjang turut berdampak pada sumber air pamsimas di Desa Kerek, Ngawi.

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Musim kemarau tahun ini benar-benar menyiksa. Tak hanya sumur-sumur milik warga, fasilitas yang disediakan pemerintah melalui penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas) ikut-ikutan mengering.

Di Desa Kerek, Ngawi, misalnya, pamsimas yang dibangun awal tahun lalu debit airnya semakin menyusut. ‘’Kalau dulu bisa sampai 1.8 liter per detik, sekarang di bawah itu,’’ kata Wanto, sekretaris desa setempat, Selasa (10/9).

Wanto mengatakan, mesin baru bisa menyedot air beberapa jam usai sumber terisi. Itu pun hasil tampungan tak maksimal. Akibatnya, warga yang rumahnya telah tersambung pipa harus menutup keran hingga tandon kembali terisi. ‘’Sumber-sumber di sini memang banyak mengering,’’ ujarnya.

Dia mengatakan, setidaknya seminggu sekali ada dropping air bersih dari BPBD maupun swasta. Namun, itu belum cukup untuk mengatasi problem warga. Alhasil, mereka kerap berburu air ke sumber yang belum benar-benar mengering. ‘’Kalau Dusun Poncol masih mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari,’’ tutur Wanto.

Selain berhemat dan mengandalkan kiriman bantuan, banyak warga yang berburu air bersih hingga desa tetangga seperti Ngawi Purba dan Karang Tengah Prandon. Air tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak. Sementara, untuk mandi dan cuci warga memilih mencari di sekitar sungai.

Menurut Wanto, dampak kemarau kali ini lebih parah daripada sebelumnya. Penurunan debit air sumur terjadi sejak awal Juli lalu. ‘’Kemaraunya lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya,’’ bebernya sembari menyebut sumur-sumur dalam (sibel) juga banyak yang mengering.

Dia berharap, pemkab sudi memberikan bantuan alat pengolahan air sungai seperti telah diterapkan di Bojonegoro. Itu mengingat Desa Kerek berbatasan dengan Bengawan Solo. Dia menjamin, jika terealisasi, ratusan warganya bakal terbebas dari krisis air bersih saat musim kemarau. (gen/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here