DBD Mewabah, Fogging Lingkungan secara Berkala

111

PACITAN – Serangan demam berdarah dengue (DBD) kian menghantui warga Pacitan. Apalagi, dalam beberapa hari terakhir, kasus akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti ini terus bertambah. ‘’Awal bulan ini di sekitar sini sudah lebih lima orang masuk rumah sakit karena DBD,’’ kata Suyanto, warga lingkungan Ngampel, Ploso, Pacitan, kemarin (29/1).

Menurut Suyanto, tahun ini terparah dibandingkan beberapa tahun terakhir. Bahkan, awal bulan lalu tiga anggota keluarga dalam satu rumah positif DBD. Sementara, beberapa anak kos di lingkungan setempat juga sempat terjangkit. ‘’Kalau tahun lalu hanya sedikit, bahkan tidak ada sepertinya,’’ ujarnya.

Suyanto menyebut lingkungannya tergolong unik. Meski permukiman di tengah kota, namun masih banyak warga yang memiliki  kandang ayam atau sapi. ‘’Memang banyak genangan air, apalagi di sekitar rumah warga yang terjangkit itu. Bahkan, di samping rumahnya juga ada bangunan kosong. Mungkin jadi sarang nyamuk,’’ duganya.

Pomokarno, staf Puskesmas Tanjungsari Pacitan, mengungkapkan dalam beberapa minggu terakhir pihaknya getol melakukan fogging di sejumlah lingkungan. Terakhir, di Lingkungan Ngampel, Ploso. Pasalnya, di lingkungan ini ada beberapa warga terjangkit DBD. ‘’Kami fogging area 100 meter dari rumah penderita agar nyamuknya mati,’’ kata petugas monitoring dan supervisor pengasapan ini.

Dia mengungkapkan, lantaran hanya membunuh nyamuk dewasa, pengasapan bakal dilakukan kontinu. Setidaknya enam hari mendatang pengasapan bakal diulangi di lokasi yang sama. Tujuannya membunuh nyamuk yang baru menetas setelah terlewat saat jadi jentik pada pengasapan pertama. ‘’Jadi yang saat ini (kemarin, Red) masih jentik, minggu depan dipastikan jadi nyamuk dan kita semprot lagi,’’ jelasnya.

Fogging dinilai ampuh memberantas sarang nyamuk di lokasi endemis. Namun, pihaknya tetap berharap kesadaran masyarakat dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) harus lebih gencar lagi. Pasalnya, fogging yang terus-menerus bisa berdampak pada ekosistem di area pengasapan. ‘’Beberapa waktu lalu kami juga lakukan fogging di titik lain, seperti sekitar pendapa, mapolres, hingga sekolah,’’ bebernya. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here