Dari Iseng Jadi Peluang Bisnis

94

CELANA berbahan denim memang selalu bisa diandalkan. Tampilan denim lawas yang polos akan semakin eye-catching kalau sedikit dipermak dengan cara di naptol (pewarnaan kembali). Selain menghasilkan tampilan baru, denim tersebut akan terlihat eksklusif. Dipakainya pun gaul.

Adalah Anis Marhayu Sudarsono, denim artist yang mengkreasikan teknik pewarnaan ulang pada celana berbahan denim. Kebetulan saat kuliah lalu dia banyak mempelajari tentang desain tekstil. ‘’Mulai usaha penaptolan celana denim sejak November tahun lalu,’’ kata warga Jalan Sawahan itu.

Bisnis rintisan atau start up tersebut berawal dari keisengan Anis memberikan polesan campuran warna ke pakain berbahan denim milik ayahnya. Hasilnya ternyata cukup oke. Kreativitas alumni UNS itu diakui oleh banyak orang. ‘’Teman-teman juga banyak yang mendukung saya membuka jasa naptol,’’ ujarnya.

Awal mulanya memang nggak gampang menjalankan bisnis semacam itu. Belum lagi minim pesanan. ‘’Pemesan pertama ada sekitar lima potong dari teman sendiri di sekitar Madiun,’’ ungkap Anis.

Tak lama setelah itu, ternyata pesanan datang bertubi-tubi. Banyak orang yang sudah mengenal jasa pewarnaan ulang celana berbahan denim yang dirintis Anis. Usahanya itu dinamai Borjuis.

Meski tergolong sebagai pemula di bidang pewarnaan ulang denim, tapi Anis berusaha profesional. Sekalipun dirinya juga disibukkan dengan urusan lain. Seperti menjahit busana kebaya, menjalankan jasa make up, serta bridal untuk pengantin. ‘’Semua itu saya jalani sendiri. Terkadang dibantu Satryo Gresdiana (pacar),’’ ungkapnya. (mg2/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here