Dana Pengecatan Markah Jalan Minim

35
SUDAH PUDAR: Garis markah jalan di Magetan banyak yang sudah terhapus. Saat ini, dishub belum menjadikan pengecatan ulang markah jalan sebagai prioritas.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pembuatan markah jalan sepertinya belum masuk prioritas Dinas Perhubungan (Dishub) Magetan. Sebab, anggaran yang tersedia minim. Meskipun saat ini banyak garis markah jalan yang sudah hilang. ‘’Kami hanya punya alokasi anggaran sekitar Rp 200 juta,’’ kata Kepala Dishub Magetan Joko Trihono Selasa (20/8).

Dengan anggaran sebesar itu, diakui Joko, hanya mampu membuat markah jalan sepanjang 1,8 kilometer. Belum lagi, anggaran juga digunakan untuk keperluan lain. Seperti pembuatan pita kejut di sejumlah titik. ‘’Karena pada tahun ini banyak permintaan warga untuk membuat pita kejut,’’ terangnya.

Joko mengatakan, ada beberapa titik yang menjadi prioritas untuk pembuatan markah jalan pada tahun ini. Seperti di Kelurahan Selosarim dan KPR Kalpataru. Di dua tempat tersebut memang belum terdapat markah jalan karena baru selesai diperbaiki oleh DPUPR. ‘’Pembuatan markah jalan menunggu waktu sekitar sebulan,’’ ujarnya.

Sebab, kontur jalan masih lembek karena aspal. Kondisi itu membuat garis markah cepat terhapus dan tidak tahan lama. ‘’Jadi, harus ada jeda waktu sebelum diberi markah jalan,’’ jelas Joko.

Pihaknya juga harus berkoordinasi dengan Satlantas Polres Magetan untuk pembuatan markah jalan tersebut. Supaya ada pembagian pengecatan jalan yang disesuaikan dengan jumlah volume kendaraan. ‘’Dengan harapan bisa mengurangi angka kecelakaan,’’ ucapnya. (fat/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here