Dampak Kekeringan, Padi Dipanen untuk Pakan Ternak

26
KERING: Salah seorang petani Pagutan, Arjosari, berada di petak sawah miliknya.

PACITAN – Sejumlah petani padi di Desa Pagutan, Arjosari, Pacitan, melakukan panen lebih awal. Panen dini sekitar 30 hari sebelum waktunya itu menyikapi kekeringan panjang hingga berdampak matinya tanaman padi. Juga mengurangi kerugian yang diderita. ‘’Meski nilai jual rendah karena padinya tidak bagus,’’ kata Sujari, salah seorang petani desa setempat, Senin (8/7).

Gabah yang didapatkan Sujari tahun ini tidak lebih dari empat karung. Menyusut drastis dibandingkan tahun lalu sebanyak 20 karung. Kondisinya diklaim lebih baik ketimbang petani lain. Tidak sedikit yang mengalami puso. Bahkan ada petani yang memangkas padinya untuk dijadikan pakan ternak. ‘’Kekeringan kali ini parah, cari rumput saja sulit,’’ ujarnya kepada Radar Pacitan.

Sujari mengatakan, kemarau kali ini di luar prediksi karena datang lebih awal. Padahal sudah diantisipasi dengan tanam lebih awal. Warga sudah kesulitan mencari air bersih saat puasa. Mereka harus mengambil air dari Sungai Grindulu sejauh lima kilometer. Keberadaan pompa di sekitar area persawahan tidak lagi maksimal digunakan karena terlampau dangkal. ‘’Meski kemarau, kalau ada sumur dalam, mungkin tidak ada masalah kekurangan air untuk irigasi,’’ tuturnya.

Selain panen dini, petani Pagutan juga membakar padinya. Langkah itu menyusul serangan hama wereng. Antisipasi agar tak meluas ke padi yang tersisa. ‘’Hasil panen tidak sebanding kalau harus membeli air dan pestisida,’’ kata Boimin, petani lainnya.

Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Pacitan Pamuji mengatakan, jauh hari petani disarankan tidak menaman padi, melainkan palawija. Tanaman seperti jagung, kedelai, kacang, dan umbi bisa bertahan saat kemarau. ‘’Harga dari hasil panen tidak jauh beda dengan padi,’’ ujarnya.

Pamuji menyebut, panen dini dan serangan hama hanya terjadi di daerah tertentu.  Tidak memengaruhi stok pangan dalam beberapa bulan ke depan. ‘’Petani yang dekat sumber air sudah mulai tanam kembali,’’ tuturnya. (gen/c1/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here