Ngawi

DAK Pendidikan Baru Ditransfer ke Kas Daerah

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pelaksanaan program dana alokasi khusus (DAK) pendidikan di sejumlah sekolah sempat mendapat kritik Komisi II DPRD Ngawi. Itu terjadi saat mereka melakukan sidak pada Senin lalu (14/9). ‘’Kami menanggapi positif dan sependapat dengan beberapa masukan yang disampaikan dewan,’’ kata Kepala Dindik Ngawi Muhammad Taufiq Agus Susanto Rabu (16/9).

Soal anggaran termin kedua yang hingga sekarang belum cair, Taufiq menyebut lantaran baru kemarin ditransfer ke kas daerah. Pun, ada beberapa proses yang perlu dilakukan sebelum dicairkan. ‘’Semua kan ada prosedurnya. Yang jelas, kami akan perhatikan betul progres di lapangan dan berusaha mematuhi mekanisme dalam pencairan DAK,’’ ujarnya.

Sedangkan soal pelaksanaan DAK di SMPN 2 Karangjati, menurut Taufiq, tidak ada masalah. Pihaknya membenarkan adanya item pekerjaan kurang maksimal. Namun, telah dilakukan perbaikan oleh pihak sekolah setempat. ‘’Begitu juga untuk SDN 2 Legundi, sudah tidak ada masalah,’’ tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, komisi II DPRD mempersoalkan penggunaan atap galvalum di SDN tersebut. Dewan menilai, seharusnya diganti genting dengan alasan anggaran mencukupi dan lebih nyaman. ‘’Saya sependapat. Tapi, semua itu kan sudah sesuai dengan RAB (rencana anggaran belanja, Red) Jadi, kalau dilakukan perubahan pasti ada penambahan anggaran. Itu yang tidak bisa,’’ sebutnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close