Daftar Sekolah Pakai SKTM Haram

72

PACITAN – Perlahan tapi pasti surat keterangan tidak mampu (SKTM) bakal tidak berlaku lagi. Sebelumnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengharamkan SKTM sebagai syarat mendaftar sebagai peserta. Kini pendaftaran peserta didik baru (PPDB) juga tidak memberlakukan syarat tersebut. Bahkan, telah dipublikasikan di laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) www.kemdikbud.go.id.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Pacitan Yusuf membenarkan munculnya wacana tersebut. Hanya, dia belum menerima instruksi resminya. Sehingga, dia pun belum mengantongi petunjuk teknis (juknis) ataupun petunjuk pelaksanaan (juklak) PPDB tanpa SKTM tersebut. ‘’Fokus saat ini mungkin ke ujian sekolah dan ujian nasional dulu,’’ katanya kemarin (1/2).

Menurut dia, SKTM awalnya untuk memfasilitasi siswa miskin mendaftar sekolah. Termasuk di sekolah favorit. Tujuannnya, agar tidak ada anak yang tidak bersekolah. Bersamaan dengan penerapan pendaftaran sistem zonasi, muncul penyalahgunaan SKTM di berbagai daerah. ‘’Ada orang tua mampu minta SKTM untuk mendaftarkan sekolah anaknya,’’ ungkapnya.

Setali tiga uang, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan Daryono pun belum menerima pemberitahuan resmi penghapusan SKTM tersebut. Dia tidak menampik adanya rencana tersebut. Menurut dia, Kemendikbud bakal segera menyosialisasikan kepada seluruh kepala dindik di daerah. ‘’Setelah ada pemberitahuan, kami juga sosialisasikan kepada sekolah-sekolah,’’ tuturnya.

Mengutip isi laman resmi Kemendikbud, seiring dengan tidak berlakunya SKTM dalam proses PPDB, siswa yang tidak mampu dapat melampirkan kartu keluarga sejahtera (KKS), kartu Indonesia pintar (KIP), maupun kartu lain. Itu sesuai Permendikbud 51/2018 tentang PPDB. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here