Curi Uang Rp 50 Ribu, Babak Belur Dimassa

141

PONOROGO – Tertangkap basah membobol toko, Asri Del Indra jadi bulan-bulanan massa. Beruntung polisi segera mengamankan dan menggelandangnya ke Mapolsek Jenangan. Aksi panjang tangan itu terjadi di Desa Paringan, Jenangan, Ponorogo, sekitar pukul 14.30 kemarin (28/12).

Warga Jalan Gajah Mada, Ponorogo, itu hanya bisa pasrah saat warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) menangkapnya. Massa semakin geram lantaran sehari sebelumnya, sepeda motor milik salah seorang warga setempat raib. ‘’Warga geram, sebelumnya motor juga hilang,’’ kata Syaifuddin Djaelani, salah seorang warga setempat.

Saat dimintai keterangan, Asri sempat berdalih tidak memiliki niat mencuri. Usai main ke Telaga Ngebel dia mampir ke toko tersebut. ‘’Saya hanya mau beli rokok dan bensin,’’ akunya.

Mendapati keadaan toko yang sepi, niatnya berubah. Kondisi itu dimanfaatkan untuk mencari uang di laci. Dia kemudian mengambil uang Rp 50 ribu. Apes, aksinya tidak berjalan mulus. Mengetahui tokonya diobok-obok maling, pemilik pun berteriak maling.

Asri pun berancang-ancang mengambil jurus langkah seribu. Begitu mendengar teriakan maling, tanpa dikomando warga berduyun-duyun  mendatangi lokasi. ‘’Ternyata di luar sudah banyak orang,’’ lanjut Asri.

Dia pun tidak berkutik. Pasrah dihadiahi bogem mentah massa. Beruntung, polisi yang mendapat laporan dari warga setempat langsung datang ke lokasi. ‘’Kami dapat laporan dari Pemerintah Desa Paringan, kemudian kami ke lokasi untuk mengamankan pelaku,’’ jelas Kapolsek Jenangan AKP Haryo Kusbiyantoro.

Setelah digelandang ke mapolsek, Asri langsung dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapat perawatan. Hasil pemeriksaan ditemukan barang bukti uang Rp 50 ribu di tangan Asri. ‘’Pelaku mengaku baru pertama kali menjalankan aksinya,’’ imbuh kapolsek.

Terkait raibnya sepeda motor sehari sebelumnya, pihaknya belum dapat memastikan. Kendati demikian, polisi bakal mengembangkan kasus tersebut. ‘’Untuk dugaan mencuri sepeda motor belum mengarah ke sana,’’ ujarnya.

Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau warga agar waspada terhadap keamanan rumah maupun toko. Jika punya toko, kata dia, usahakan jangan sampai ditinggal. ‘’Juga untuk seluruh warga jika mengetahui kejadian serupa segera lapor ke petugas, jangan main hakim sendiri,’’ imbaunya. (mg7/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here