Curi Beat, Kabur, Pria asal Babadan Didor Polisi

149

PONOROGO – Delapan pelor telah disarangkan ke kaki para pencuri sepeda motor. Terbaru, ditembakkan ke Ambaryadi, Kamis malam (14/3). Pria 47 tahun asal Desa/Kecamatan Babadan itu kedapatan mencuri Honda Beat AE 6238 VC.

Aksi di Jalan MT Haryono itu dilancarkan Selasa (12/3). Memanfaatkan kelengahan pemilik yang membiarkan kuncinya tergantung di sepeda motor. Sekitar pukul 13.00 itu, pelaku sempat berkomunikasi dengan balita di dekat roda dua tersebut. ‘’Saya tanya bapaknya ada? Jawab anak itu tidak ada,’’ kata pelaku saat dirawat di RSU Aisyiyah Ponorogo usai penangkapan Kamis malam (14/3).

Motor matik itu lantas dilarikan ke Magetan. Pelaku juga berencana menjual hasil curian di kabupaten perbatasan itu. Keuntungannya bakal digunakan mencicil Rp 100 juta utang di bank. ‘’Sebenarnya saya tidak mencuri, tapi pinjam saja. Setelah itu saya kembalikan,’’ ujarnya.

Pelaku berdalih motor hasil curian itu milik temannya. Dan sudah menelepon pemiliknya sebelum membawa pergi. Namun, pemilik tidak ada di rumah dan telah berpesan kepada anaknya. ‘’Saya sudah telepon teman saya itu, katanya tidak ada di rumah dan dititipkan kepada anaknya,’’ dalihnya.

Pelaku tidak bisa mengelak saat petugas melakukan pengejaran ke Magetan. Pelaku disergap saat mengendarai sepeda motor hasil curian tersebut. Kaki kirinya dilumpuhkan. ‘’Kami berikan tembakan peringatan, tapi berusaha kabur,’’ kata Kanit Resmob Polres Ponorogo Ipda Tidar Laksono.

Di hadapan petugas, barulah pelaku mengakui perbuatannya. Dia nekat lantaran terlilit utang. Sebelum melakukan aksinya, pelaku mengamati situasi diler motor rumahan yang bakal disasar. ‘’Setelah sepi, barulah melancarkan aksinya. Memang ada anak kecil di diler saat pelaku membawa kabur motor,’’ ujarnya.

Pelaku tidak butuh waktu lama dan alat khusus. Cukup mengandalkan pengamatan situasi dan memanfaatkan kesempatan yang ada. Dalam hitungan detik, motor yang kuncinya menggantung itu sudah berpindah tangan. ‘’Korban melaporkan kejadian itu dan langsung kami tindak lanjuti,’’ ungkapnya.

Pelaku yang kini mendekam di tahanan Mapolres Ponorogo itu disangkakan pasal 363 KUHP. Terancam hukuman maksimal lima tahun penjara. Tidar meminta warga lebih waspada saat memarkirkan kendaraannya. ‘’Letakkan sepeda motor di tempat aman. Jangan lupa dikunci ganda,’’ ucapnya. (mg7/c1/fin)      

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here