Cuaca Buruk, Nelayan Stop Melaut

125

PACITAN – Cuaca yang tidak menentu membuat para pemburu ikan di Pacitan berhenti melaut sementara. Ratusan nelayan tradisional memilih menambatkan perahu di pesisir pantai.

Berdasar pantauan Radar Pacitan kemarin (19/12), puluhan perahu slerek ditambatkan di kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai (P3) Tamperan. Mayoritas nelayan di pelabuhan milik dinas kelautan provinsi tersebut tidak melaut. Sebagian di antara mereka terlihat tetap bekerja di darat. Ada yang membenahi jaring, ada juga yang memperbaiki perahu.

Saat ditemui di sekitar Dermaga P3 Tamperan, Suprapto, nelayan andon asal Sukabumi, mengaku cuaca buruk di pesisir pantai selatan Jawa memengaruhi pendapatannya. Angin kencang dan arus laut yang kuat menjadi alasan utama dirinya stop mencari ikan. ‘’Kalaupun melaut tidak sampai tengah. Karena cuaca tak menentu,’’ ungkapnya.

Aktivitas itu pun dilakukan Suprapto tak lama. Paling tidak sekitar lima jam. Sementara biasanya sampai berhari-hari bila cuaca mendukung. ‘’Dampaknya tentu ada, yang biasanya sekali melaut bisa dapat lebih dari 300 kilogram, saat ini hanya dapat 5–10 kilogram ikan dirasa sudah lumayan,’’ terangnya.

Cuaca ekstrem juga membuat nelayan berpikir lebih keras untuk mencari penghasilan lain. Selain mencari udang rebon, beberapa nelayan beralih sementara mencari ikan dengan cara memancing di pinggir dermaga. (mg6/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here