CPNS Kota Madiun: Pelamar Baru 694 Orang, Beberapa Formasi Kosong

318

MADIUN – Sebaran pendaftar di formasi CPNS Pemkot Madiun belum merata. Kendati sudah ratusan pelamar tercatat, namun senyatanya masih ada sejumlah posisi yang lowong. Pihak Balai Kota optimistis seluruh posisi akan terisi mengingat waktu pendaftaran yang diperpanjang hingga 15 Oktober mendatang. ’’Wait and see dulu. Karena banyak hal memengaruhi,’’ kata Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto (SR), Jumat (5/10).

Optimisme SR memang ada dasarnya. Hanya dalam sehari, jumlah pendaftar CPNS bisa melonjak hingga ratusan. Kamis lalu (4/10) misalnya. Tercatat di BKD pukul 10.00, jumlah pelamar mencapai 558 orang. Sementara kemarin, jumlah pelamar sudah melonjak drastis hingga 694 orang. Pun, beberapa posisi terpantau difavoritkan para pelamar. Contohnya, jabatan guru Bahasa Indonesia Ahli Pertama di SMPN 4. Hanya satu posisi, tapi sudah didaftar 25 orang.

Namun, sejumlah lowongan baik tenaga pendidik, kesehatan, maupun umum masih belum diminati. Menurut SR, pihaknya belum bisa menyimpulkan dini apakah sejumlah lowongan memang kurang diminati masyarakat. Pasalnya, di samping waktu pendaftaran yang telah diperpanjang, juga terdapat sejumlah faktor lain. Salah satunya, aksesibilitas portal resmi pendaftaran di Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) Badan Kepegawaian Nasional (BKN). ’’Ini juga karena lemotnya (server),’’ ujarnya.

Selain itu, aturan ketat yang ditetapkan pemerintah pusat ikut membuat pelamar berhati-hati. Pasalnya, pelamar hanya diperbolehkan melamar untuk satu jabatan dan hanya di satu instansi. Mereka tidak diperkenankan mencabut lamaran. Atau, melamar lebih di satu formasi. SR meyakini pelamar ikut menakar peluang di tiap posisi.

’’Saya yakin mereka (pelamar, Red) telah menentukan pilihan berdasar melihat mana saja yang kosong. Nah, mereka juga tidak bisa mengubah itu (ketika mengetahui ada banyak pelamar),’’ kata SR. ‘’Tapi, saya yakin untuk posisi guru akan penuh. Ini salah satunya karena lemotnya,’’ imbuh orang nomor satu di Kota Madiun itu.

Kepala BKD Kota Madiun Haris Rahmanudin sempat memerinci ada formasi CPNS di Kota Karismatik. Terdapat 76 posisi untuk jabatan tenaga pendidik, 46 untuk tenaga kesehatan, serta 52 untuk tenaga teknis. Sementara, dari berbagai posisi itu, tujuh di antaranya diperebutkan peraih cum laude dan dua posisi diperebutkan pelamar yang menyandang disabilitas. Haris tidak melihat ada posisi yang difavoritkan atau sebaliknya. ’’Kami optimistis seluruh posisi akan terdaftar di akhir pendaftaran nanti. Estimasinya empat ribu pelamar,’’ ujarnya.

Pun, Haris sepaham dengan SR. Banyak faktor yang membuat pelamar masih tertahan di bawah angka seribu, kendati Balai Kota menargetkan jumlah pelamar empat ribu orang. Salah satunya, aksesibilitas server yang memang sulit. Mengingat banyaknya masyarakat yang mengakses portal resmi SSCN BKN itu secara serentak. Dia pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin. ‘’Harus diperhatikan juga jam-jam sibuk, di mana server itu padat dikunjungi pelamar se-Indonesia,’’ tandasnya. (naz/c1/ota)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here