CPNS Kabupaten Madiun: Usulkan 370, Disetujui 349  

393

MEJAYAN – Jatah formasi Penerimaan Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) Pemkab Madiun 2018 terkoreksi. Dari 370 formasi yang diusulkan disetujui 349. Itu pun sekadar tambal sulam aparatur sipil negara (ASN) yang pensiun tahun ini. ‘’Ketentuan pemerintah pusat seperti itu,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Madiun Endang Setyowati.

Endang menjelaskan zero growth atau tumbuh nol adalah mengembalikan ASN yang pensiun. Terhitung sejak kali terakhir rekrutmen CPNS 2014 silam. Pemerintah pusat hanya mengakomodasi kursi yang ditinggalkan ASN tahun ini. ‘’Karena diberinya segitu, kami realisasikan dulu,’’ ujarnya.

Kemarin, BKD menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi A DPRD Kabupaten Madiun. Rapat koordinasi nasional (rakornas) seluruh pemerintah daerah digelar pekan lalu. Menurut Endang, dokumen jatah formasi ASN Pemkab Madiun itu sebelumnya dibawa Sekdakab Tontro Pahlawanto.

Meski sudah menyebut jumlah formasi, dia belum berani menyampaikan detilnya. Alasannya, masih  menunggu petunjuk pengumuman resmi ke publik yang disampaikan lewat website dari pemerintah pusat. ‘’Yang jelas ada tiga posisi. Tenaga pendidik, kesehatan, dan infrastruktur,’’ ungkapnya.

Dia menambahkan ada dua jalur pendaftaran dari ratusan formasi tersebut. Yakni, jalur umum dan tenaga honorer kategori dua (K-2) berusia di bawah 35 tahun per 1 Agustus 2018. Alokasi tenaga honorer yang tidak lulus CPNS 2013 tersebut khusus untuk pengajar SD. Dia menyebut ada puluhan guru SD berstatus honorer K-2 di Kabupaten Madiun yang memenuhi syarat usia. ‘’Tapi, tidak semuanya bisa masuk dalam formasi,’’ ucapnya.

Menurut Endang, rakornas di Jakarta memastikan seluruh tahapan seleksi CPNS lewat sistem online. Mulai pengumuman, pendaftaran, hingga hasil seleksi. Rapat yang dipimpin Men PAN-RB Safruddin, jadwal pendaftaran CPNS serentak dimulai Rabu (19/9) mendatang. Hasil rapat Senin (12/9) di Surabaya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional II juga memastikan enam titik penyelenggara tes CPNS di Jatim. ‘’Peserta dari Kabupaten Madiun direncanakan tes di venue Wisma Haji Kota Madiun,’’ imbuhnya.

Dia menyebut, rapat dengan BKN regional akan kembali digelar untuk membahas urusan lokasi penyelenggaraan ujian yang meliputi tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB). Meski nebeng di Kota Madiun, pihaknya menyiapkan anggaran untuk memfasilitasi pelaksanaan CPNS berjalan lancar. ‘’Berapa nominalnya masih dibahas dengan komisi A. Kami diminta finalisasi dulu,’’ tandasnya. (cor/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here